Kompas.com - 06/09/2014, 18:08 WIB
Kuintansi makan Rp 1 juta yang diunggah ke Facebook FacebookKuintansi makan Rp 1 juta yang diunggah ke Facebook
Penulis Desy Hartini
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Dua hari lalu, seorang pengguna Facebook, Dewi Kabisat Andriyani, mengunggah kuitansi pembayaran makanan sejumlah Rp 1 juta yang diakuinya berada di sebuah restoran di Anyer, Kamis (4/9/2014).

Dalam kuitansi yang tak menyebutkan nama restoran tersebut, ada tujuh menu makanan dan minuman yang dipesan. Namun, harga tersebut memang terbilang mahal.

Dua ikan bakar seharga Rp 400.000, satu cumi saus tiram Rp 180.000, tiga cah kangkung Rp 200.000, satu baso sapi Rp 20.000, dua nasi putih Rp 90.000, dua lalap sambal Rp 30.000, dan satu es teh manis Rp 80.000.

Maka dari itu, sang pemesan makanan tersebut pun harus membayar Rp 1 juta. "Hati-hati makan di 'rumah makan' sekitaran Pantai Anyer. Baru kali ini makan sampai sejuta. Mending eksklusif, kaya warung pecel ayam. Bakso semangkok harganya ckck. Bakso kecil-kecil gitu aja," demikian tulis Dewi di atas unggahan foto kuitansinya di Facebook pada pukul 12.46.

Hal tersebut pun menimbulkan respons para pengguna media sosial Facebook. Hingga pukul 17.34 hari ini, Sabtu (6/9/2014), sudah 10.573 orang yang men-share foto itu.

"Beneran tuh. Gila mahalnya gak masuk akal banget," komentar Alifia Sinukerta. "Saya gak heran, mungkin dia korban yang kesekian karena saya tinggal di sekitar Anyer. Rumah makan seperti itu yang membuat cap jelek di Anyer. Jangankan tamu luar, orang dekat sini aja kalau makan di sana suka main sikat harganya," tulis Mustaqim dalam posting-an tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khawatir Longsor Susulan, Korban Berharap Tebing di Tangsel Diberi Turap

Khawatir Longsor Susulan, Korban Berharap Tebing di Tangsel Diberi Turap

Megapolitan
241 ASN DKI Jakarta Absen Tanpa Keterangan di Hari Pertama Masuk Pasca Libur Lebaran 2021

241 ASN DKI Jakarta Absen Tanpa Keterangan di Hari Pertama Masuk Pasca Libur Lebaran 2021

Megapolitan
Larangan Mudik Berakhir, Bandara Soekarno-Hatta Mulai Dipadati Penumpang Pesawat

Larangan Mudik Berakhir, Bandara Soekarno-Hatta Mulai Dipadati Penumpang Pesawat

Megapolitan
Pelaku Belum Diperiksa, Ayah Korban Pencabulan Anak Anggota DPRD Bekasi Pertanyakan Keseriusan Polisi

Pelaku Belum Diperiksa, Ayah Korban Pencabulan Anak Anggota DPRD Bekasi Pertanyakan Keseriusan Polisi

Megapolitan
Kejari Depok: Dugaan Korupsi Damkar Dilimpahkan ke Seksi Pidana Khusus

Kejari Depok: Dugaan Korupsi Damkar Dilimpahkan ke Seksi Pidana Khusus

Megapolitan
Larangan Mudik Berakhir, 200 Penumpang Berangkat dari Terminal Poris Plawad ke Kampung Halaman

Larangan Mudik Berakhir, 200 Penumpang Berangkat dari Terminal Poris Plawad ke Kampung Halaman

Megapolitan
Tanah Longsor Timpa 2 Rumah di Keranggan, Tangsel

Tanah Longsor Timpa 2 Rumah di Keranggan, Tangsel

Megapolitan
Keluarga Korban Kecewa Polisi Lamban Tangani Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Keluarga Korban Kecewa Polisi Lamban Tangani Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
4 Penumpang Bus di Pulogebang Reaktif Covid-19, Hari Ini

4 Penumpang Bus di Pulogebang Reaktif Covid-19, Hari Ini

Megapolitan
Terminal Kampung Rambutan Adakan Tes Covid-19 Acak, 1 Pemudik Dibawa ke Wisma Atlet

Terminal Kampung Rambutan Adakan Tes Covid-19 Acak, 1 Pemudik Dibawa ke Wisma Atlet

Megapolitan
Libur Lebaran Usai, Operasional MRT Kembali Normal

Libur Lebaran Usai, Operasional MRT Kembali Normal

Megapolitan
ART yang Terekam Video Aniaya Majikannya di Cengkareng Ditangkap

ART yang Terekam Video Aniaya Majikannya di Cengkareng Ditangkap

Megapolitan
Hingga Sekarang, Polisi Belum Periksa Anak Anggota DPRD Bekasi yang Dituduh Perkosa Gadis Remaja

Hingga Sekarang, Polisi Belum Periksa Anak Anggota DPRD Bekasi yang Dituduh Perkosa Gadis Remaja

Megapolitan
Pemudik Berdatangan di Terminal Kampung Rambutan, Bus-bus AKAP Disemprot Disinfektan

Pemudik Berdatangan di Terminal Kampung Rambutan, Bus-bus AKAP Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Sehari Usai Larangan Mudik Berakhir, Terminal Poris Plawad Dipenuhi Penumpang

Sehari Usai Larangan Mudik Berakhir, Terminal Poris Plawad Dipenuhi Penumpang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X