Kompas.com - 23/09/2014, 09:03 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sementara di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2014). Pembangunan JPO sementara di depan Plaza Indonesia ini merupakan hasil relokasi dari JPO sebelumnya yang berlokasi di depan Hotel Pullman, akibat dampak dari pembangunan MRT koridor Sisingamangaraja-Sudirman-Bundaran HI yang sedang berlangsung. TRIBUNNEWS/HERUDIN HERUDINPekerja menyelesaikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sementara di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2014). Pembangunan JPO sementara di depan Plaza Indonesia ini merupakan hasil relokasi dari JPO sebelumnya yang berlokasi di depan Hotel Pullman, akibat dampak dari pembangunan MRT koridor Sisingamangaraja-Sudirman-Bundaran HI yang sedang berlangsung. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
- PT MRT Jakarta akan melakukan pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pembongkaran dilakukan karena adanya pembangunan konstruks konstruksi stasiun mass rapid transit (MRT).

Pembongkaran dilakukan mulai 22 September hingga 11 Oktober 2014. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Muhammad Nasyir, mengatakan, untuk mengurangi dampak lalu lintas yang ditimbulkan akibat adanya kegiatan tersebut, maka akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pada 3 dan 4 Oktober.

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan di sisi barat atau di depan Plaza Indonesia, serta di sisi timur atau di depan Wisma Nusantara.

"Untuk meminimalisir dampak lalu lintas, maka pekerjaan direncanakan akan dilakukan mulai pukul 22.00 hingga pukul 05.00," kata Nasyir, melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (23/9/2014).

Nasyir menjelaskan, pada 3 Oktober, akan ada penutupan sementara tiga lajur dari arah utara ke selatan sisi timur (Kota-Sudirman). Penutupan akan dilakukan dari pukul 22.00-23.00. Kemudian, pada 4 Oktober, akan ada penutupan sementara tiga lajur dari arah selatan ke utara sisi timur (Sudirman-Kota) dari pukul 01.15 - 02.00, dilanjutkan dengan penutupan sepenuhnya jalur tersebut selama 120 menit, tepatnya dari pukul 02.15-04.15.

Menurut Nasyir, PT MRT Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan juga Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. "Selama penutupan jalur dari selatan ke utara, kendaraan dari arah Sudirman yang hendak menuju arah ke Kota disarankan untuk melalui Jalan Kebon Kacang atau Jalan Agus Salim," jelas Nasyir.

Nasyir menjelaskan, saat ini, telah difungsikan JPO baru untuk menggantikan JPO lama yang akan dibongkar. Ia meyakinkan, JPO yang baru ini lebih kokoh dan posisinya berada lebih dekat ke Bundaran HI.

"Pembangunan JPO pengganti bertujuan agar mobilitas pejalan kaki di sekitar Bundaran HI tidak terganggu akibat pembongkaran JPO yang lama," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI: Hepatitis Akut Misterius Belum Mengarah akibat Long Covid

Dinkes DKI: Hepatitis Akut Misterius Belum Mengarah akibat Long Covid

Megapolitan
Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Megapolitan
Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Megapolitan
Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Megapolitan
Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Megapolitan
Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Megapolitan
Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Megapolitan
Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Megapolitan
Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.