Hangus Terbakar, Kini Halte Transjakarta di Al Azhar Bisa Digunakan

Kompas.com - 30/10/2014, 14:17 WIB
Petugas mengganti ban transjakarta yang terbakar di depan Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2014). KOMPAS.com/Yohanes de Britho NeonnubPetugas mengganti ban transjakarta yang terbakar di depan Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden terbakarnya transjakarta di depan halte Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja ke arah Blok M, Jakarta Selatan, Agustus lalu mengakibatkan halte bus tersebut hangus dan tak dapat difungsikan.

Alhasil, pengguna transjakarta tidak dapat turun di halte tersebut. Selama berbulan-bulan halte itu dilewatkan begitu saja oleh bus-bus koridor 1 tujuan Blok M-Kota.

Namun kini pemandangan berbeda terlihat di kawasan tersebut. Dua halte baru dibangun di pinggir jalan, dan sudah bisa digunakan

"Alhamdulillah haltenya sekarang sudah bisa. Tadinya sebelum bisa, aku terpaksa turun di selter Bundaran Senayan, kalau enggak, Blok M. Jadinya naik ojek lagi menuju kampus," ujar Amira (21), salah satu mahasiswi Al-Azhar saat ditemui di lokasi, Kamis (30/10/2014).

Dia biasa mengandalkan transjakarta untuk moda transportasinya sehari-hari, termasuk ke kampus. Sehingga ia sempat merasa kecewa halte yang berada dekat kampusnya itu tidak dapat berfungsi akibat terbakar. [Baca: Terdengar Ledakan Sebelum Transjakarta Terbakar di Depan Al-Azhar]

Menurut Afika (19), mahasiswi lainnya, meskipun ia hanya sesekali saja menggunakan transjakarta, namun sangat terbantu dengan telah kembali difungsikannya halte di dekat kawasan kampusnya itu.

"Teman-teman kan juga banyak yang pakai "busway", pastinya repotlah kalau enggak berhenti depan sini (kampus Al-Azhar)," ucapnya.

Menurut Bambang, salah satu petugas transjakarta, halte tersebut sudah mulai beroperasi sejak tiga hari yang lalu.

Saat itu pula sudah banyak penumpang yang turun di sana. Sementara itu, kondisi halte transjakarta Masjid Agung Al Azhar yang lama hingga Kamis siang masih hangus.

Belum ada tanda-tanda halte tersebut akan dibongkar. Kendati demikian, dikabarkan PT MRT Jakarta aka segera membongkarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Megapolitan
Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Megapolitan
Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

Megapolitan
Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Megapolitan
Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Megapolitan
Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.