Kompas.com - 23/11/2014, 20:04 WIB
Sri Wahyuni, perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil di area parkir Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/11/2014). KOMPAS.COM/UNO KARTIKASri Wahyuni, perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil di area parkir Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/11/2014).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com
- Yan Siregar, suami Sri Wahyuni (42), berharap pelaku pembunuh istrinya, JAH, mendapat hukuman yang setimpal.

"Harapannya dia mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya," kata Yan, usai mendatangi Mapolres Bandara Soekarno Hatta, di Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (23/11/2014).

Menurut Yan, Sri adalah perempuan yang baik, tidak seperti yang diberitakan selama ini di media.

"Tolong diluruskan. Ibu itu orang baik," ujar Yan.

Yan menambahkan, kedua anaknya, Yopie Siregar (21) dan Anggia Faradira (15), tentu kini kehilangan sosok ibu. (baca: Suami Sri Wahyuni Tak Kenal JAH)

"Apalagi Anggi, lagi masa-masa dekatnya dengan orangtua," ujarnya.

Menurut Kepolisian, Sri dan JAH memiliki hubungan dekat. Kepada polisi, JAH mengaku membunuh karena kesal kepada korban yang menuduhnya memiliki hubungan dengan perempuan lain. (baca: Pembunuh Sri Wahyuni Menyesal dan Minta Maaf)

Meski demikian, polisi masih menelusuri kemungkinan adanya motif lain dalam pembunuhan itu. Polisi juga tengah mencari tahu apakah ada barang berharga milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Megapolitan
Mobil-mobil Mewah Sengaja Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Mobil-mobil Mewah Sengaja Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Depan Balai Kartini yang Tewaskan 1 Sopir...

Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Depan Balai Kartini yang Tewaskan 1 Sopir...

Megapolitan
Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Megapolitan
Kecelakaan antara Dua Truk di Jalan Gatot Soebroto, Satu Sopir Tewas

Kecelakaan antara Dua Truk di Jalan Gatot Soebroto, Satu Sopir Tewas

Megapolitan
Pencopetan di Terminal Pulogadung Terekam Kamera Warga, Polisi Ringkus Pelaku

Pencopetan di Terminal Pulogadung Terekam Kamera Warga, Polisi Ringkus Pelaku

Megapolitan
Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Akan Beroperasi Senin-Jumat pada Jam Sibuk

Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Akan Beroperasi Senin-Jumat pada Jam Sibuk

Megapolitan
Mulai Senin, Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi

Mulai Senin, Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi

Megapolitan
Pasien yang Diduga Meninggal akibat Varian Omicron Sempat Dirawat Intensif Dua Hari

Pasien yang Diduga Meninggal akibat Varian Omicron Sempat Dirawat Intensif Dua Hari

Megapolitan
Menyoal Kenaikan 5,1 Persen UMP DKI Jakarta 2022

Menyoal Kenaikan 5,1 Persen UMP DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Minta Masyarakat Waspada Penularan Omicron, Wagub DKI: Tidak Boleh Anggap Enteng

Minta Masyarakat Waspada Penularan Omicron, Wagub DKI: Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.