Kompas.com - 03/02/2015, 15:21 WIB
Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYURangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai 1 April 2015, PT Kereta Api Indonesia (KAI) rencananya akan membuka dua rute baru KRL Commuter Line. Dua rute tersebut yakni rute Citayam-Nambo dan Jakarta Kota-Tanjung Priok.

Kepala Humas Daop I PT KAI Bambang Prayitno mengatakan, pembenahan sarana dan prasarana di dua rute tersebut telah siap 90 persen.

Pembenahan meliputi kesiapan stasiun, jalur kereta, listrik aliran atas untuk daya KRL, loket-loket pelayanan penjualan tiket, dan pemasangan gate elektronik untuk keluar maupun masuk penumpang.

"Dalam waktu dekat satuan kerja dari Direktorat Perkeretaapian Kemenhub akan melakukan pengujian terhadap sarana dan prasarananya," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Selasa (3/2/2015).

Bambang menjelaskan, berdasarkan pengecekan bersama yang dilakukan pada Jumat (31/1/2015), rute Jakarta Kota ke Tanjung Priok secara umum sudah siap meski di beberapa pelintasan sebidang masih memerlukan beberapa perbaikan.

"Karena di beberapa lokasi ada rel yang yang telah tertutup oleh tanah dan tembok pengerasan jalan," ujar Bambang.

Menurut Bambang, pada tahap awal pembukaan dua rute tersebut, rencananya akan dioperasikan 1-2 rangkaian kereta di tiap rutenya. PT KCJ selaku operator KRL Commuter Line akan melihat dulu antusiasme warga terhadap pengoperasian KRL Commuter Line di kedua rute tersebut.

Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok berjarak sekitar 8,086 kilometer. Ada empat stasiun yang berada pada jalur ini, masing-masing Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan Atas, Stasiun Ancol, dan Stasiun Tanjung Priok.

Sedangkan rute Citayam-Nambo berjarak sekitar 12,6 kilometer. Jumlah stasiun yang ada pada jalur ini juga ada empat, yakni Stasiun Citayam, Stasiun Pondok Rajeg, Stasiun Cibinong, dan Stasiun Nambo.

"Diharapkan dengan dibukanya kembali rute baru ini bisa memberikan pilihan bagi masyarakat untuk bertransportasi," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Megapolitan
Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Megapolitan
Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Megapolitan
Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki "Awas Ada Kereta", Dia Enggak Dengar

Megapolitan
Begini Cara Cek Tiket Vaksin 'Booster' lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Begini Cara Cek Tiket Vaksin "Booster" lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Megapolitan
UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

Megapolitan
Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Megapolitan
Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Megapolitan
Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Siang dan Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Siang dan Malam

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Tambah 101 Kasus di Kota Tangerang, 384 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 20 Januari: Tambah 101 Kasus di Kota Tangerang, 384 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

Megapolitan
Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Megapolitan
Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Megapolitan
Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.