Kompas.com - 15/04/2015, 10:32 WIB
Tiga Guru JIS (kanan-kiri) Elsa Donuhu (ED) Kepala sekolah TK JIS dan staf guru JIS Neil Bantleman (NB), pengacara guru JIS Hotman Paris Hutapea dan asisten guru Ferdinant Tjiong (FT) seusai menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARITiga Guru JIS (kanan-kiri) Elsa Donuhu (ED) Kepala sekolah TK JIS dan staf guru JIS Neil Bantleman (NB), pengacara guru JIS Hotman Paris Hutapea dan asisten guru Ferdinant Tjiong (FT) seusai menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap anak di Jakarta International School (JIS) Ferdinant Tjiong akan melapor ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Istri Ferdinant, Sisca Tjiong, akan menyampaikan laporan tentang dugaan sumpah palsu dan visum berisi keterangan palsu. "Nyonya Sisca pada Rabu ini pukul 13.30 WIB akan melaporkan beberapa pihak terkait dugaan tersebut," kata Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum keluarga Tjiong, Selasa (14/4/2015) malam.

Dugaan visum berisi keterangan palsu ini didasari dengan adanya keterangan dokter bedah dan dokter anestesi pada visum yang dikeluarkan KK Woman's and Children's Hospital di Singapura pada 11 Februari 2015 lalu.

"RS di Singapura yang telah melakukan bius total dan anuskopi dan menghasilkan temuan bahwa anus anak normal tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas sodomi," lanjut Hotman.

Sebelumnya, dua orang guru Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman dan Ferdinant Tjiong, divonis 10 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas dugaan pelecehan seksual terhadap murid mereka di JIS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X