Nekat Menyeberang di Jalan Sudirman, Seorang Pria Dihardik Anggota TNI

Kompas.com - 22/04/2015, 09:06 WIB
Banyak pegawai yang berkantor di kawasan Thamrin Sudirman memilih untuk berjalan kaki menuju kantor saat penutupan jalan menjelang KAA pada Rabu (22/4/2015) pagi. KOMPAS.com/Aldo FenalosaBanyak pegawai yang berkantor di kawasan Thamrin Sudirman memilih untuk berjalan kaki menuju kantor saat penutupan jalan menjelang KAA pada Rabu (22/4/2015) pagi.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas ditutupnya ruas Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman pada Rabu (22/4/2015) pagi memaksa karyawan berjalan kaki dari Stasiun Sudirman. Petugas dari anggota polisi dan TNI yang berjaga di depan Stasiun Sudirman juga melarang orang menyeberang di jalan tersebut.

"Mohon maaf tidak boleh melintas ke seberang Ibu, Bapak. Silakan pergunakan trotoar untuk berjalan atau kalau mau melintas silakan lewat bawah terowongan atau bawah Stasiun Sudirman," kata seorang anggota TNI memberi penjelasan pada sejumlah warga yang protes tidak diperbolehkan melintas langsung di jalan maupun menggunakan JPO di Dukuh Atas.

Meski begitu, ada saja yang nekat melintasi jalan utama. Ada seorang pria yang ingin menyeberangi jalan lewat pinggir halte transjakarta. Dia sampai diteriaki dan ditarik paksa kerah bajunya oleh petugas TNI.

Kejadian itu menarik perhatian warga yang tengah berjalan kaki di trotoar. Beberapa dari pejalan kaki bahkan ikut meneriaki pria tersebut dan mengolok-oloknya.

"Tangkap saja, Pak, langsung hukum! Yah, keder itu orang. Enggak dibolehin nyebrang masih aja nyebrang," sebut seorang pria paruh baya yang tengah berjalan menuju arah Karet Kuningan.

Beberapa motor juga sempat lolos melintasi Jalan Sudirman ke arah Bundaran HI. Dari pantauan Kompas.com, petugas hanya menyuruh pengendara motor untuk segera lewat dan keluar jalan terdekat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.