Kompas.com - 11/05/2015, 19:55 WIB
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com
- Tak pernah ada kata menyerah dari Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) untuk menuntut negara untuk menyelesaikan kasus tragedi Mei 1998.

Sekarang, menjelang 17 tahun tragedi, Komnas Perempuan berusaha menjaga ingatan atas tragedi tersebut lewat Prasasti Mei '98 yang akan diresmikan di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Pondok Rangon, Rabu (13/5) nanti oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Terkait dalam rangka peringatan 17 tahun Tragedi Mei '98, maka tahun 2015 ini, akan diresmikan situs memorialisasi yang dibangun Pemprov DKI di TPU Pondok Rangon, yaitu Prasasti Mei '98," kata Ketua Subkomisi Partisipasi Masyarakat Komnas Perempuan Maria Amirrudin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015).

Selama 17 tahun ini, Maria tak menampik belum ada kebenaran yang terungkap. Selama ini, kasus tersebut dibiarkan menguap begitu saja di dalam sistem peradilan pidana, khususnya Kejaksaan Agung.

"Kejaksaan Agung tidak pernah mau bertindak lebih lanjut terkait kerusuhan mei 1998. Kita butuh Jaksa Agung yang serius selesaikan kasus ini," kata Maria.

Padahal, ribuan jenazah yang tidak teridentifikasi paska tragedi Mei 1998 telah dimakamkan di Pondok Rangon. Dalam nisan mereka ditulis sebagai "Korban Tragedi Mei 1998".

"Upaya ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab negara untuk merawat ingatan publik dan pemulihan pada korban" kata Maria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Lapangan Badminton di Kuningan

6 Lapangan Badminton di Kuningan

Megapolitan
6 Lapangan Futsal di Kuningan

6 Lapangan Futsal di Kuningan

Megapolitan
12 Lapangan Badminton di Jakarta Pusat

12 Lapangan Badminton di Jakarta Pusat

Megapolitan
8 Cafe Buat Kerja dan Nugas di Bekasi

8 Cafe Buat Kerja dan Nugas di Bekasi

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Bogor

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Bogor

Megapolitan
7 Cafe Buat Kerja dan Nugas di Blok M dan Sekitarnya

7 Cafe Buat Kerja dan Nugas di Blok M dan Sekitarnya

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Tangerang Selatan

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Tangerang Selatan

Megapolitan
11 Lapangan Badminton di Jakarta Selatan

11 Lapangan Badminton di Jakarta Selatan

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kota Tangerang

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kota Tangerang

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Selatan

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Selatan

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Timur

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Timur

Megapolitan
Dishub DKI Sebut Rute LRT Dalam Pergub RDTR Masih Bisa Disesuaikan

Dishub DKI Sebut Rute LRT Dalam Pergub RDTR Masih Bisa Disesuaikan

Megapolitan
Dua Pencuri Mobil di Karawaci Ditangkap, Modusnya Pura-pura Jadi Calon Pembeli

Dua Pencuri Mobil di Karawaci Ditangkap, Modusnya Pura-pura Jadi Calon Pembeli

Megapolitan
Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku Penembakan Dua Warga di Taman Sari

Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku Penembakan Dua Warga di Taman Sari

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Ada 9 Rencana Jalur LRT, Ini Rutenya

Pemprov DKI Sebut Ada 9 Rencana Jalur LRT, Ini Rutenya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.