Kompas.com - 25/06/2015, 12:45 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang merencanakan program pertukaran pelajar antar-sekolah yang selama ini kerap terlibat tawuran. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan sikap permusuhan antar-sekolah di Jakarta.

"Idealnya antar sekolah itu ada komite antar sekolah A dan B. Nanti ada pertukaran pelajar antar-sekolah yang bertikai, sekalian sama pertukaran gurunya juga," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Djarot menilai, adanya sikap permusuhan antar sekolah lebih disebabkan rasa kebencian yang ditumbuhkan secara temurun. Dalam hal ini, Djarot menuding adanya campur tangan alumni yang ia anggap berperan besar terhadap terus berlangsungnya sikap permusuhan antar sekolah.

"Alumninya ini yang memprovokasi adik-adiknya. Kadang-kadang alumninya kalau mau memperovokasi juga pakai seragam adik-adiknya," ujar Djarot.

Contoh permusuhan antarsekolah bisa dilihat antara SMA 6 dan SMA 70, ataupun antara pelajar SMA 60 dan SMA 109. Permusuhan antara pelajar SMA 6 dan SMA 70, ataupun pelajar SMA 60 dan SMA 109 bahkan sudah pernah menyebabkan tawuran yang berujung maut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.