Kompas.com - 28/07/2015, 16:56 WIB
Hari pertama pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan untuk Pilkada 2015, kantor KPUD Tangsel masih tampak sepi, Minggu (26/7) pagi Aldo FenalosaHari pertama pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan untuk Pilkada 2015, kantor KPUD Tangsel masih tampak sepi, Minggu (26/7) pagi
|
EditorKistyarini
TANGERANG, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan Mohamad Subhan telah menerima tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan untuk maju di pemilihan kepala daerah (pilkada) Desember 2015 mendatang.

Tiga pasang bakal calon itu telah memenuhi persyaratan berupa berkas-berkas yang diperlukan dan beberapa sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka adalah pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, dan Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri.

Pasangan Airin-Benyamin diusung oleh koalisi Golkar, PKS, PKB, Nasdem, PAN, dan PPP. Pasangan Ikhsan-Li Claudia diusung Demokrat dan Gerindra. Sedangkan pasangan Arsid-Elvier diusung PDI Perjuangan dan Hanura.

"Calon yang maju hanya tiga pasang. Pasangan Airin-Benyamin sudah jalani tes kesehatan hari ini di RSU Tangerang Selatan. Besok pasangan Ikhsan-Alin (sapaan Li Claudia)," tutur Subhan di kantor KPU Tangerang Selatan, Selasa (28/7/2015) sore.

Sehari setelah pemeriksaan kesehatan Ikhsan-Li Claudia, baru akan dilaksanakan bagi pasangan Arsid-Elvier. Pasangan Arsid-Elvier mendaftar satu jam menjelang penutupan pendaftaran, yakni sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelumnya, ada pasangan yang tiba-tiba mendatangi KPU Tangerang Selatan, tepat sebelum kedatangan Arsid dan Elvier, yaitu Shaleh MT dan Desliana Zulhida. Mereka mengaku akan mencalonkan diri sebagai calon yang diusung dari PDI Perjuangan dan Hanura.

Subhan menegaskan, KPU Tangerang Selatan tidak menolak jika Shaleh-Desliana  mendaftarkan diri. Namun dengan pencalonan Arsid-Elvier, tidak ada lagi tempat bagi Shaleh-Desliana.

"Calonnya cuma tiga. Pendaftaran juga sudah ditutup. Dipastikan cuma ada tiga calon," ujar Subhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Tangerang Selatan TB Bayu Murdani menegaskan PDI Perjuangan tidak pernah mengusung Shaleh dan Desliana.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sentra Vaksinasi JIExpo Layani Penyuntikan Dosis 2 Sinovac, Simak Jadwalnya

Sentra Vaksinasi JIExpo Layani Penyuntikan Dosis 2 Sinovac, Simak Jadwalnya

Megapolitan
75 Persen Warga Jaktim Ditargetkan Sudah Divaksinasi 17 Agustus Nanti

75 Persen Warga Jaktim Ditargetkan Sudah Divaksinasi 17 Agustus Nanti

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korban Diberi Seragam yang Dibeli di Pasar Senen

Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korban Diberi Seragam yang Dibeli di Pasar Senen

Megapolitan
UPDATE 29 Juli: Tambah 3.845 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.440 Pasien Sembuh

UPDATE 29 Juli: Tambah 3.845 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.440 Pasien Sembuh

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Tangerang, Polisi: Ada Warga Baru Terima PKH padahal Terdaftar sejak 2017

Selidiki Pungli Bansos di Tangerang, Polisi: Ada Warga Baru Terima PKH padahal Terdaftar sejak 2017

Megapolitan
Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Megapolitan
Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Megapolitan
Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Megapolitan
Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Megapolitan
Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di  Penjaringan

Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di Penjaringan

Megapolitan
Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Megapolitan
Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Megapolitan
Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X