Bocah yang Diduga Digergaji Ibu Kandung Sudah Tak Lagi Trauma

Kompas.com - 28/07/2015, 18:46 WIB
Tetangga LSR (47), di kompleks Cipulir Permai Blok W15 RT 15/09, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2015). KOMPAS.com/Tangguh SRTetangga LSR (47), di kompleks Cipulir Permai Blok W15 RT 15/09, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - GT (12) mulai pulih dari trauma akibat kekerasan dari ibu kandungnya, LSR (47). Bocah yang sempat dikabarkan digergaji ibu kandungnya itu, akan tinggal diasuh bersama keluarga dekat lainnya karena sang ibu sedang diproses hukum.

Psikolog Anak, Kasandra mengatakan, kondisi GT sudah tidak lagi mengalami trauma. Meskipun, kata dia, GT sempat memiliki konflik dengan ibu kandungnya.

"Untuk masalah trauma kebetulan hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan tidak ada trauma sama sekali. Tetapi ada kondisi khusus yang memang menyebabkan (GT) konflik dengan ibunya," kata Kasandra, di Rumah Aman Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2015). [Baca: Penahanan Ditangguhkan, Ibu Penganiaya Anak Tetap Diproses Hukum]

Hasil ini, lanjutnya, adalah penanganan terhadap kondisi GT pada pertengahan kasus tersebut berjalan. GT mungkin telah pulih dari trauma atas penanganan dari pihak rumah aman.

"Mungkin karena telah ditangani dengan baik di rumah aman Kemensos," ujar Kasandra. Dia menambahkan, psikologis GT saat ini sama dengan anak-anak seusia korban.

GT juga amat merindukan saudara-saudaranya selama dia berada di rumah aman Kemensos. "Mereka tiga anak ada dalam kondisi saling merindukan satu sama lain," ujar Kasandra. [Baca: Bocah yang Alami Kekerasan dari Ibu Kandung Diasuh Anggota DPR]

Sebelumnya, GT diduga mengalami tindak kekerasan, salah satunya diduga digergaji oleh ibu kandungnya LSR.

Belakangan, polisi menyampaikan bahwa tidak menemukan GT sampai mengalami hal tersebut. Namun, polisi mengakui adanya kekerasan terhadap korban. [Baca: Bocah yang Alami Kekerasan dari Ibu Kandung Diasuh Anggota DPR]

LSR tengah menjalani proses hukum pada kasus tersebut di Polres Jakarta Selatan. Anak-anak pelaku yang berjumlah tiga orang kini diasuh oleh keluarga sementara waktu sampai selesai proses hukum LSR.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

Megapolitan
Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Megapolitan
Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

Megapolitan
2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X