Ini Wilayah di DKI yang Disambangi Operasi Bina Kependudukan

Kompas.com - 13/08/2015, 08:35 WIB
Petugas dari Suku Dinas Kependudukan Jakarta Pusat, Ruspinuji, melakukan bina kependudukan di kos-kosan, Rabu (27/8/2014) malam. KOMPAS.com/Adysta Pravitra RestuPetugas dari Suku Dinas Kependudukan Jakarta Pusat, Ruspinuji, melakukan bina kependudukan di kos-kosan, Rabu (27/8/2014) malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah, DKI Jakarta kedatangan 70.000 pendatang baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mulai melaksanakan operasi bina kependudukan (binduk) bagi puluhan ribu pendatang baru tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Edison Sianturi mengatakan, instansinya bakal melakukan operasi binduk di kantong-kantong pendatang. 

"Kami sudah apel. Lokasinya di Mangga Dua Selatan (Jakarta Pusat), Sukapura (Jakarta Utara), Pulogadung (Jakarta Timur), Cengkareng Timur (Jakarta Barat), Pejaten Timur (Jakarta Selatan). (Wilayah) ini yang jadi kantong-kantong pendatang karena banyak rumah kontrakan," kata Edison, saat dihubungi, Rabu (12/8/2015). 

Namun, tidak menutup kemungkinan operasi binduk juga dilaksanakan di apartemen-apartemen. Ada sekitar 70 petugas yang bergerak di setiap wilayah dari berbagai institusi, mulai dari Dinas Dukcapil DKI, TNI, Polri, Imigrasi, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI. Selain itu, ia juga tidak menutup kemungkinan menyasar warga negara asing (WNA).

"Kami memeriksa kelengkapan administrasi kependudukan. Kalau belum punya KTP tapi sudah kerja, akan kami fasilitasi. Kalau yang (kelengkapan administrasi) tidak lengkap dan tidak punya pekerjaan, ya bisa dipulangkan lagi ke daerahnya karena banyak yang terbukti jadi PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial)," kata mantan Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara itu. 

Sebelum dipulangkan ke kampungnya, PMKS tersebut akan dibina di panti sosial oleh Dinas Sosial DKI. Jika melawan, PMKS itu akan dipulangkan ke kampung halaman dengan menandatangani surat pernyataan untuk tidak kembali ke Jakarta. Lebih lanjut, operasi binduk akan terus dilaksanakan hingga pendataan selesai.

"Operasi binduk ini untuk menyikapi adanya 70.000 pendatang baru yang masuk Jakarta. Kami cek apa betul ada 70.000 orang. Mereka ini tetap tinggal di Jakarta atau ke Jakarta hanya transit dan pergi ke tempat lain, atau cuma berlibur lalu balik ke kampung halaman," kata Edison.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X