Ada Dana dari Jepang, PT MRT Tetap Minta Modal ke Pemprov DKI

Kompas.com - 16/09/2015, 14:28 WIB
Pekerjaan fisik megaproyek sistem transportasi cepat massal atau mass rapid transit (MRT) di Patung Pemuda, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015). KOMPAS / AGUS SUSANTOPekerjaan fisik megaproyek sistem transportasi cepat massal atau mass rapid transit (MRT) di Patung Pemuda, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Meski sudah mendapatkan gelontoran dana dari Japan International Coorporation Agency (JICA), PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta ternyata masih cukup rutin menerima penyertaan modal pemerintah (PMP) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal itu telah berlangsung sejak tahun 2013.

Direktur Keuangan PT MRT Tukiyat mengatakan, pihaknya memang membutuhkan PMP untuk kegiatan operasional perusahaan. Sebab, ia menyebut dana yang digelontorkan oleh JICA hanya boleh digunakan untuk kegiatan konstruksi.

"Dana dari Jepang itu hanya boleh untuk konstruksi. Tidak boleh diutak-atik untuk yang lainnya," kata Tukiyat kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2015).

Dana JICA untuk proyek pembangunan MRT tahap 1 (Bundaran HI-Lebak Bulus) mencapai sekitar 125 miliar Yen. Dana tersebut dikucurkan dalam dua tahap, masing-masing Rp 50 miliar pada kucuran pertama dan Rp 75 miliar pada kucuran kedua.


"Itu dibayarkannya langsung ke kontraktor proyeknya," ujar Tukiyat.

Besaran PMP yang diterima oleh PT MRT setiap tahunnya bervariasi. Pada tahun 2013, mereka mendapat PMP sebesar Rp 111 miliar, Rp 125 miliar pada 2014, dan Rp 121 miliar pada 2015.

Pada tahun 2016, PT MRT mengajukan PMP kembali yang kali ini jumlahnya mencapai Rp 149 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X