Reaktivasi Stasiun Tanjung Priok Menunggu Penertiban Bangunan Liar

Kompas.com - 03/12/2015, 20:44 WIB
Suasana Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2015). KOMPAS.COM/DIAN ARDIAHANNISuasana Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2015).
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengaktifan kembali Stasiun Kereta Tanjung Priok masih menunggu penertiban bangunan liar di sepanjang rel stasiun.

"Saat ini kami masih melakukan penertiban rumah-rumah liar yang ada dibeberapa jalur kereta apinya," kata Humas PT KAI Daop I, Bambang Setiyo Prayitno kepada Kompas.com, Kamis (3/12/2015).

Menurut Bambang, penertiban bangunan liar ini berkaitan dengan keamanan perjalanan kereta api dan kehidupan warga sekitar.

"Kalau tidak ditertibkan, ini bisa berbahaya nantinya," sambung Bambang. (Baca: Masih Ada Gubuk Liar di Pinggir Rel Jakarta Kota-Tanjung Priok)

Adapun bangunan liar disekitar rel kereta api Tanjung Priok itu terdiri dari gubuk kecil yang dijadikan rumah tinggal dan warung-warung.

Terkait sarana dan prasarana stasiun, Bambang mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkannya.

"Untuk sarana dan prasarana kami semuanya sudah siap," kata Bambang. (Baca: Stasiun Tanjung Priok Aktif, Warga Jadi Hemat Ongkos)

Sebelumnya, lintasan sepanjang 8.086 kilometer ini telah diuji coba pada Senin (23/11/2015) lalu.

Jalur kereta yang tidak pernah digunakan sejak 20 tahun lalu ini, diharapkan mulai beroperasi pada Desember 2015.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Megapolitan
Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X