Menteri Rini Jalan Kaki ke Kantor Ahok

Kompas.com - 04/12/2015, 11:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Abdul Hadi, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Bambang Triwibowo, Menteri BUMN Rini Soemarno saat penandatanganan nota kesepahaman kerjasama PT Jakpro dan PT PP (Persero), di Balai Kota, Jumat (4/12/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Abdul Hadi, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Bambang Triwibowo, Menteri BUMN Rini Soemarno saat penandatanganan nota kesepahaman kerjasama PT Jakpro dan PT PP (Persero), di Balai Kota, Jumat (4/12/2015).
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini Soemarno berjalan kaki menuju Kantor Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat pagi.

Didampingi Sekretaris Kementerian BUMN Imam A Putro dan Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan, Rini keluar dari Gedung Kementerian BUMN sekitar pukul 08:40 WIB menuju Balai Kota.

Kebetulan Gedung Kementerian BUMN dan Gedung Pemprov DKI Jakarta berada pada jalan yang sama yaitu Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Mengenakan batik bernuansa coklat muda dan celana panjang hitam, Rini berbincang santai menyusuri trotoar jalan yang jaraknya berkisar 500 meter.

"Santai saja, kebetulan dekat jadi jalan kaki saja," ujar Rini.

Sehari sebelumnya, Rini yang menerima kunjungan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membahas soal Gardu Induk listrik di sejumlah lokasi di Jakarta.

Sesaat tiba di Balai Kota, Rini langsung menuju ruangan Balairung. Kehadiran dia untuk menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Jakarta Propertindo dan PT Pembangunan Perumahan (Persero).



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X