Aksi Mami Yola Sudah Diendus sejak Tinggal di Berlan

Kompas.com - 26/01/2016, 12:44 WIB
Lokasi penggerebekan narkoba di Jalan Slamet Riyadi 4 dekat Komplek Berlan masih diberi garis polisi. Senin (25/1/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusLokasi penggerebekan narkoba di Jalan Slamet Riyadi 4 dekat Komplek Berlan masih diberi garis polisi. Senin (25/1/2016)
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Mami Yola, perempuan yang diamankan aparat terkait kasus penyerangan polisi yang menggerebek rumahnya, merupakan warga pindahan dari Kompleks Berlan, Matraman, Jakarta Timur.

Ternyata, kegiatan Mami Yola di Berlan telah diendus warga sebagai pengedar.

Ketua RW 03 Komplek Berlan, Sumiati mengaku sudah mengingatkan agar warga mengamati aktivitas Mami Y.

Namun, Mami Y cukup licin menjalankan aksinya mengedarkan narkoba di Kompleks Berlan.


"Jadi belum pernah ketangkap tangan atau ketangkep basah. Kita kan kalau nangkap enggak ada bukti susah juga," kata Sumiati, saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa (26/1/2016).

Mami Y menurut informasi yang ia tahu, belum genap dua tahun tinggal di Berlan. Namun, Mami Y kemudian pindah ke Jalan Slamet Riyadi 4.

"Di kita itu dia juga enggak lama. Saya tanya sama RT-nya belum sampai dua tahun," ujar Sumiati. Sumiati menduga, Mami Y pindah karena aktivitasnya mulai tercium warga Berlan.

"Mungkin sudah kecium kali. Diincar sama warga. Makanya dia ngindar. Nah, begitu dia pindah ketahuan," ujar Sumiati.

Sumiati mengaku, ia telah berpesan kepada para ketua RT di wilayahnya agar mengawasi aktivitas narkoba, khususnya dari mereka yang mengontrak.

Ia tak memungkiri wilayahnya dimasuki pemasok atau pemakai narkoba dari luar.

"Saya kemarin sudah bilang sama RT-RT, jangan salahkan saya kalau para ketua RT tidak memonitor warganya. Itu saja," ujar Sumiati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Peduli Sampah, Anies Minta Masyarakat Ubah Pola Pikir Tentang Sampah

Hari Peduli Sampah, Anies Minta Masyarakat Ubah Pola Pikir Tentang Sampah

Megapolitan
Banjir di Bidara Cina Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Banjir di Bidara Cina Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Megapolitan
Pengakuan Eksekutor Suami Aulia Kesuma, Dibayar Rp 2 Juta dan Bantah Membunuh

Pengakuan Eksekutor Suami Aulia Kesuma, Dibayar Rp 2 Juta dan Bantah Membunuh

Megapolitan
Jalan Cikunir Raya Ditutup hingga Oktober 2020, Ini Jalan Alternatifnya

Jalan Cikunir Raya Ditutup hingga Oktober 2020, Ini Jalan Alternatifnya

Megapolitan
Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Megapolitan
Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Megapolitan
Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan 'Anak Jalanan', Positif Sabu dan Ekstasi

Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan "Anak Jalanan", Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Megapolitan
Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Megapolitan
Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Megapolitan
Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Megapolitan
Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Megapolitan
Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Megapolitan
Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Megapolitan
Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X