Kompas.com - 03/02/2016, 15:27 WIB
Pra-rekonstruksi kematian Wayan Mirna Salihin (27) di Kafe O, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016). KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMPra-rekonstruksi kematian Wayan Mirna Salihin (27) di Kafe O, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016).
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Dermawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin (27), mengaku sudah melihat rekaman CCTV di Kafe Olivier, Grand Indonesia, tertanggal 6 Januari 2016.

Dalam rekaman tersebut, Dermawan menyaksikan kejadian sejak Jessica tiba hingga Mirna dibawa ke klinik Grand Indonesia. Dermawan menceritakan hal itu dalam acara Indonesia Lawyers Club, Selasa (2/2/2016) malam.

Menurut Dermawan, saat tiba di kafe tersebut, Jessica disambut oleh manajer Kafe Olivier bernama Devi. Devi menunjukkan beberapa meja yang kosong.

"Jessica kepalanya terlihat melihat-lihat ke atas, saya lihat itu, nanti lihat di pengadilan. 'Yang itu aja, Mbak'. Dia (Devi) menunjuk meja yang paling pojok," kata Dermawan.

Dermawan melanjutkan, Jessica menaruh barang-barangnya di atas meja, lalu dia terlihat duduk.

Setelah itu, Jessica bangun dari tempat duduknya dan berjalan ke kanan menuju meja kasir untuk membayar.

Setelah mendapat kembalian, dia ke meja pengambilan pesanan, menyebutkan pesanannya, dan kembali ke bangkunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia balik, jalan, berhenti dulu, bawa tas, lihat-lihat, jalannya berputar," kata Dermawan sambil mencontohkan gerakan Jessica.

Setelah dia duduk, paper bag masih di posisi semula. Tak lama, pesanan es kopi vietnam diantarkan.

"Setelah itu, dia diam sambil lihat kiri kanan. Enggak lama, dia nunggu. Datang cocktail, dua," kata Dermawan.

"Cocktail ditaruh, kemudian posisinya diubah. Kopi tetap di tengah. Selanjutnya, paper bag disusun," kata dia lagi.

Menurut Dermawan, susunan paper bag menghalangi minuman dari sorotan kamera CCTV.

Setelah paper bag atau kantong kertas disusun, tangan kirinya digambarkan menyender ke sofa. Dia terlihat mengambil sesuatu sambil lihat kanan kiri.

"Terus, tangan kanannya, ada gerakan otot, menaruh sesuatu di depannya. Cepatlah kerjanya," ucap dia lagi.

Setelah itu, Jessica terlihat membenahi paper bag dan tas yang sebelumnya ia susun di atas meja. Ia kemudian menaruh benda-benda itu di sampingnya.

"Kemudian, dia berpindah tempat duduk. Dia kayak melihat kiri kanan. Setelah 40 sekian menit, bukan 15 menit, datang Mirna, si bodoh nih, sama Si Hani, enggak tahu apa-apa."

"(Kata) Si Mirna, 'Eh ini kopi gue ya.' Tidak menyobek sedotan, dia langsung aduk-aduk, dia seruput. 'Ih, apa nih... so awfull, it's bad. Jess, lo beliin apa nih. Han, lo coba deh...,'" cerita Dermawan menirukan respons Mirna setelah meminum es kopinya.

Namun, dalam rekaman, Hani tidak terlihat mencoba es kopi tersebut.

Menurut Dermawan, Hani awalnya mengaku meminum kopi Mirna karena tidak enak dengan Jessica.

"Hani mencoba sampai di lidah. Mirna lagi kelepek-kelepek, dia enggak berani minum," ucap Dermawan.

Kemudian, Mirna meminta Jessica untuk mengambilkan air mineral karena merasa tidak enak di tenggorokan.

Menurut Dermawan, air liur kemudian keluar dari bibir Mirna, bukan busa. Selanjutnya, Mirna dibawa ke klinik di Grand Indonesia.

Kompas TV Polisi Selidiki Asal Sianida di Kopi Mirna
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.