Kecepatan Mobil Fortuner Saat Tabrakan Sekitar 100 Km Per Jam

Kompas.com - 08/02/2016, 19:12 WIB
Bagian depan mobil Fortuner B 201 RFD KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMBagian depan mobil Fortuner B 201 RFD
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Riki Agung Prasetio (24), pengemudi mobil Toyota Fortuner B 201 RFD, memacu kendaraannya cukup cepat saat peristiwa tabrakan dengan sepeda motor di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (8/2/2016) pagi.

"Dari pengakuannya, kecepatannya sekitar 90 km per jam sampai 100 km per jam," kata Wakasatlantas Wilayah Jakarta Barat Komisaris Hasbi Ibrahim di kantornya, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin.

Saat kecepatan tersebut, Riki dalam keadaan mabuk dan langsung menabrak sepeda motor Yamaha Mio di depannya.

Karena panik, Riki tak berhenti dan memacu kendaraannya. Namun, mobil Riki oleng ke kiri dan menabrak marka jalan yang berada di atas gundukan tanah.

Akibat tabrakan tersebut, mobil sempat ke belakang sambil terpelanting ke tengah jalan.

Kemudian, dua orang penumpang di dalam mobil yang berada di kursi samping sopir dan di belakangnya meninggal dunia. Sebab, kondisi mobil terbalik dengan bagian kanan di atas.

Selain itu, dua orang pengendara sepeda motor Yamaha Mio juga meninggal dunia, sedangkan korban luka ialah sekitar tujuh orang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil tes urine, Riki diketahui negatif narkoba. Kini, Riki sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Riki dikenakan Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (Baca: Polisi: Pengemudi Fortuner Baru Pulang dari Tempat Hiburan Malam)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Upacara HUT Ke-494 Jakarta, Anies Optimistis Bangkit dari Pandemi

Gelar Upacara HUT Ke-494 Jakarta, Anies Optimistis Bangkit dari Pandemi

Megapolitan
Gelar Upacara Ulang Tahun Jakarta, Anies Optimistis Bangkit dari Pandemi Covid-19

Gelar Upacara Ulang Tahun Jakarta, Anies Optimistis Bangkit dari Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Keroyok Sopir dan Rusak Truk Trailer di Cilincing

Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Keroyok Sopir dan Rusak Truk Trailer di Cilincing

Megapolitan
Ketika Kasus Covid-19 Melonjak di Jakbar, Pasar Ditutup dan PKL Dilarang Berjualan

Ketika Kasus Covid-19 Melonjak di Jakbar, Pasar Ditutup dan PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Mayat Bocah Ditemukan di Aliran Kanal Banjir Barat Tambora

Mayat Bocah Ditemukan di Aliran Kanal Banjir Barat Tambora

Megapolitan
Enam Pasien Akan Masuk Hari Ini, Ruang Isoman di Graha TMII Terisi Penuh

Enam Pasien Akan Masuk Hari Ini, Ruang Isoman di Graha TMII Terisi Penuh

Megapolitan
Lokalisasi Kramat Tunggak: Dibuat Ali Sadikin, Diruntuhkan Sutiyoso

Lokalisasi Kramat Tunggak: Dibuat Ali Sadikin, Diruntuhkan Sutiyoso

Megapolitan
Adik yang Bunuh dan Kubur Kakaknya di Bawah Ubin Kontrakan di Depok Dituntut Mati

Adik yang Bunuh dan Kubur Kakaknya di Bawah Ubin Kontrakan di Depok Dituntut Mati

Megapolitan
Polisi Buka Kemungkinan Percepat Penyekatan 10 Jalan Mulai Pukul 20.00 WIB

Polisi Buka Kemungkinan Percepat Penyekatan 10 Jalan Mulai Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Update Klaster Covid-19 dalam Satu RT di Kayu Putih Jaktim, Seluruh Warga Dinyatakan Sembuh

Update Klaster Covid-19 dalam Satu RT di Kayu Putih Jaktim, Seluruh Warga Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Hari Pertama Tes Acak di 4 Stasiun KRL, 5 Orang Reaktif Covid-19

Hari Pertama Tes Acak di 4 Stasiun KRL, 5 Orang Reaktif Covid-19

Megapolitan
Kapasitas Rumah Sakit Menipis, Anies: Lonjakan Covid-19 Terlalu Cepat

Kapasitas Rumah Sakit Menipis, Anies: Lonjakan Covid-19 Terlalu Cepat

Megapolitan
Seorang ASN Sudin Perumahan Jakpus Meninggal karena Covid-19

Seorang ASN Sudin Perumahan Jakpus Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Pajak Judi Ali Sadikin dan Manfaatnya bagi Pembangunan Kota

Kontroversi Pajak Judi Ali Sadikin dan Manfaatnya bagi Pembangunan Kota

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Jadi 7.797 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Jadi 7.797 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X