Kompas.com - 02/03/2016, 19:23 WIB
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - Tito Hananta Kusuma, kuasa hukum Fanny Syafriansyah alias Ivan Haz, membantah bahwa kliennya terlibat kasus narkoba. Hal itu diungkapkan setelah beredar kabar bahwa Ivan Haz ikut terjaring razia narkotika yang dilakukan jajaran TNI AD di Kompleks Kostrad, Tanah Kusir, Senin (22/2/2016) lalu.

"Itu masih proses, tapi yg jelas dua kali pemeriksaan urine sebelumnya, Bapak Ivan Haz negatif. Jelas diuji oleh dokter dari PMJ bahwa hasilnya adalah negatif, tidak ada zat narkoba. Soal narkoba clear saya kira," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/3/2016).

Tito juga menampik kliennya pernah bertransaksi narkoba di kompleks kostrad tersebut.

"Tidak pernah membeli, tidak pernah melakukan transaksi narkoba," tegasnya.

Menurut Tito, adanya nama kliennya dalam daftar orang yang ikut terjaring dalam razia narkoba merupakan sebuah kesalahan.

"Ya bisa saja ada org yang menyebut nama, bisa ada kesalahan data, kesalahan informasi, hal itu bisa saja terjadi," katanya.

Ivan Haz telah ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya sejak Senin (29/2/2016) terkait tuduhan kekerasan dalam ruma tangga (KDRT). Ia dituduh telah menyiksa seorang pekerja rumah tangganya.

Putra mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu akan dijerat Pasal 44 ayat 1 dan 2 serta Pasal 45 UU No 23 Tahun 2004 dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 30 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Langkah Pemprov DKI untuk Antisipasi Gempa akibat Sesar Baribis

Ini Langkah Pemprov DKI untuk Antisipasi Gempa akibat Sesar Baribis

Megapolitan
Sempat Buron, Pelajar yang Keroyok Adik Kelas di SMAN 70 Jakarta Ditangkap

Sempat Buron, Pelajar yang Keroyok Adik Kelas di SMAN 70 Jakarta Ditangkap

Megapolitan
Dukcapil Jemput Bola Pergantian Dokumen bagi Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan Mpok Nori

Dukcapil Jemput Bola Pergantian Dokumen bagi Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan Mpok Nori

Megapolitan
Tanggapan Ahok soal Eks Stafnya Sunny Tanuwidjaja yang Kini Dukung Anies

Tanggapan Ahok soal Eks Stafnya Sunny Tanuwidjaja yang Kini Dukung Anies

Megapolitan
Holywings di Tangerang Boleh Beroperasi Lagi jika Ubah Jenis Usaha, Bupati: Kalau Ganti Jadi Ayam Geprek, Silakan

Holywings di Tangerang Boleh Beroperasi Lagi jika Ubah Jenis Usaha, Bupati: Kalau Ganti Jadi Ayam Geprek, Silakan

Megapolitan
Jabodetabek Tak Termasuk, Ini 11 Wilayah yang Wajib Pakai MyPertamina Buat Beli Pertalite dan Solar

Jabodetabek Tak Termasuk, Ini 11 Wilayah yang Wajib Pakai MyPertamina Buat Beli Pertalite dan Solar

Megapolitan
Polisi Ungkap Identitas Mayat Dalam Karung yang Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Polisi Ungkap Identitas Mayat Dalam Karung yang Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Holywings Pondok Indah Luput dari Daftar Penyegelan, Pemprov DKI Akan Cek ke Lokasi

Holywings Pondok Indah Luput dari Daftar Penyegelan, Pemprov DKI Akan Cek ke Lokasi

Megapolitan
2 dari 3 'Outlet' Holywings di Kabupaten Tangerang Disebut Masih Memproses Izin Usaha

2 dari 3 "Outlet" Holywings di Kabupaten Tangerang Disebut Masih Memproses Izin Usaha

Megapolitan
Roy Suryo Mengaku Akan Diperiksa Besok soal Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Roy Suryo Mengaku Akan Diperiksa Besok soal Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Megapolitan
Tandon Air Proyek LRT yang Jebol hingga Lukai 5 Orang Dipasangi Garis Polisi

Tandon Air Proyek LRT yang Jebol hingga Lukai 5 Orang Dipasangi Garis Polisi

Megapolitan
Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Saya Apresiasi...

Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Saya Apresiasi...

Megapolitan
3 Holywings di Kabupaten Tangerang yang Ditutup Berada di Gading Serpong, BSD, dan Karawaci

3 Holywings di Kabupaten Tangerang yang Ditutup Berada di Gading Serpong, BSD, dan Karawaci

Megapolitan
Harga Cabai di Jakarta Tinggi dalam Dua Pekan Terakhir, Stabil di Angka Rp 100.000

Harga Cabai di Jakarta Tinggi dalam Dua Pekan Terakhir, Stabil di Angka Rp 100.000

Megapolitan
3 'Outlet' Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Itu Selamanya, Permanen

3 "Outlet" Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Bupati: Itu Selamanya, Permanen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.