Yusril Ingatkan Ada Propaganda Penyesatan

Kompas.com - 25/03/2016, 13:23 WIB
Bakal Calon Gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra. Rabu (23/3/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusBakal Calon Gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra. Rabu (23/3/2016)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, menjadi khatib salat Jumat di Masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).

Dalam khotbahnya, Yusril menjelaskan bahwa sedang terjadi propaganda politik di tengah bangsa Indonesia.

"Di mana fakta diputarbalikkan menjadi kebohongan dan kebohongan diputar menjadi kebenaran. Propaganda politik adalah kebohongan yang diubah sedikit menjadi kebenaran," kata pakar hukum tata negara itu.

Pada kesempatan itu, ia juga memprihatinkan pemberitaan saat ini. Jika ada seseorang mengeritik suatu kebijakan maupun pihak lain, orang itu akan di-bully dan dimarahi.

"Saya kalau baca berita online, satu berita bisa sampai ada 300 komentator dan semuanya seragam (komentarnya). Ini bagian propaganda penyesatan berbagai hal yang terjadi di tengah masyarakat kita, yang buruk seolah menjadi kebaikan," kata Yusril.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan. Jangan sampai kebenaran diputarbalikkan menjadi keburukan dan sebaliknya.

Yusril memberikan ceramah selama sekitar 20 menit. Jemaah terlihat memadati masjid yang berada di lantai 7 Blok M Square tersebut.

Yusril telah menyatakan akan maju pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun depan sebagai calon gubernur. Belakangan ini ia bertemu sejumlah ketua umum partai politik dalam rangka menggalang dukungan. (Baca: Yusril Sebut Aburizal Bakrie Janji Bantu Lobi Pimpinan Partai Lain.)

Namun sejauh ini, belum ada partai yang menyatakan mengusung atau mendukung Yusril dalam pilkada tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X