Hanura Sebut Perkataan Rizieq Shihab sebagai Fitnah Keji kepada Wiranto

Kompas.com - 06/04/2016, 18:48 WIB
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto bersama Ketua DPD Hanura DKI Jakarta
Mohamad Kurnia Sari AzizaKetua Umum Partai Hanura Wiranto bersama Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad "Ongen" Sangaji ketika mendeklarasikan dukungannya kepada bakal calon petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI 2017, di Kantor DPP Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (26/3/2016).
Penulis Nursita Sari
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda (Gema) Partai Hanura Andin Bahtiar mengatakan, penghinaan yang dilakukan Rizieq Shihab saat berunjuk rasa dengan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) di depan Gedung KPK pada Senin (4/4/2016) adalah fitnah.

Perkataan yang dimaksud terkait dukungan Hanura terhadap Basuki Tjahaja Purnama "Ahok" pada Pilkada 2017 mendatang.

"Bahwa ada aturan hukum, tatkala Habib Rizieq menyebut Bapak Wiranto (Ketua Umum Hanura) dengan kalimat "penjilat p****t Cina" dikarenakan mendukung Ahok sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada, itu adalah betul-betul fitnah yang keji," ujar Andin di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2016).

Manurut Andin, Hanura mendukung Ahok bukan karena disogok, tetapi karena Ahok sudah memberikan bukti untuk memajukan Jakarta.

"Perlu kami sampaikan bahwa partai dalam hal ini sudah dengan objektif dengan mekanisme yang berjalan di internal mendukung Ahok."

"Karena kami dari partai menyimpulkan yang bersangkutan cukup cocok dengan bukti-bukti yang sudah berjalan untuk memimpin Jakarta yang lebih maju," kata Andin.

Andin menyebut, apa yang dikatakan Rizieq merupakan salah satu format dalam pertarungan menuju Pilkada 2017. Ia dan Kader Muda Hanura berharap seluruh kader tidak melakukan hal serupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini juga berkaitan dengan persiapan masuk pertarungan di 2017, Pilkada DKI. Kami juga dari Kader Muda Hanura mengimbau segenap tokoh yang kompeten agar menciptakan situasi yang kondusif."

"Apa yang dilakukan habib sebenarnya kan kita sama-sama saksikan tadi kan, sudah jelas sekali kan, itu sebenarnya formatnya format pertarungan itu kalo kita mau jujur ngomong."

"Cuma ya nanti masyarakat yang akan menilailah, mana yang layak, mana yang enggak," kata Andin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Megapolitan
Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.