Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ridwan Saidi: Menggusur Pasar Ikan Berarti Menghabisi Peradaban

Kompas.com - 14/04/2016, 20:19 WIB
Nursita Sari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tokoh Betawi Ridwan Saidi mengatakan Pasar Ikan yang Senin (11/4/2016) lalu digusur Pemprov DKI merupakan sebuah peradaban nelayan di Jakarta.

Ia tidak setuju dengan adanya penggusuran tersebut. Sebab, menggusur Pasar Ikan berarti menghabisi peradaban nelayan.

"Itu kan peradaban, masa peradaban dihabisin? Jakarta kan butuh nelayan," ujar Ridwan dalam sebuah diskusi bertajuk “Ekspresi Warga Terhadap Kepemimpinan Ahok" di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2016).

Menurut Ridwan, seharusnya pemprov melindungi peradaban nelayan dan Pasar Ikan yang telah ada sejak 1886.

"Kampung Pasar ikan menjadi fish market pada 1886 dan dibuka sebanyak 55 kios. Peradaban ini harus dilindungi, ini kan negeri pesisir," kata Ridwan.

Ridwan pun tidak dapat membayangkan Jakarta tanpa nelayan. Sebab, Jakarta adalah negeri pesisir dan kawasan Bahari.

"Nelayan sekarang tinggal di rusunawa, nah jalanya mereka gimana? Saya tidak membayangkan perencanaan suatu kota tanpa nelayan," tuturnya.

Ridwan lebih setuju jika Pasar Ikan ditata kembali dan tetap dijadikan sebagai pasar tradisional. (Baca: Warga Korban Penggusuran Pasar Ikan Kini Tinggal di Perahu)

"Ditertibkan iya, tapi kalau digusur habis ini apa? Ini lebih sensitif lagi, tidak jelas. Akan lebih baik pasar tradisional dikembalikan," ucap Ridwan.

Kompas TV Warga Penjaringan Bertahan di Perahu Nelayan
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Megapolitan
Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Megapolitan
Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Megapolitan
Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Megapolitan
39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Megapolitan
Korban Penipuan 'Deka Reset' 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Korban Penipuan "Deka Reset" 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Megapolitan
Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset'

Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset"

Megapolitan
Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Megapolitan
Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com