Kadishub Ingin Terminal Pulogebang Berbasis TI untuk Jawab Masalah Calo

Kompas.com - 06/06/2016, 13:56 WIB
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah saat ditemui wartawan di kawasan Car Free Day, depan Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah saat ditemui wartawan di kawasan Car Free Day, depan Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Jasa calo kerap terdengar dan eksis di sejumlah terminal bus di Ibu Kota. Namun, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI berniat menerapkan sistem tiket berbasis elektronik di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, untuk menjawab praktik percaloan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan ingin menerapkan sistem tiket semacam itu, seperti yang sudah diterapkan di bandara dan stasiun kereta api di Jakarta.

"(Soal calo) nanti sistem teknologi informasi (TI) yang bisa jawab, nanti kalau umpamanya semua berbasis TI, pesannya pakai HP (ponsel) semua, perlu enggak calo?" kata Andri di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (6/6/2016).

Di sisi lain, Andri mengakui aksi percaloan belum tentu langsung hilang. Ia berkaca dari upaya penertiban calo berkali-kali di beberapa terminal, tetapi masih saja tetap ada.

"Kami sudah upaya tertibkan sana-sini, tetapi efektif enggak, enggak juga. Tetapi, kami sambil jalan (tertibkan calo), kami benahi TI-nya juga," ujar Andri.

Untuk keamanan jelang mudik Lebaran, Andri mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk membantu pengamanan di terminal. Ini demi mengantisipasi masalah kerawanan pada saat mudik Lebaran. (Baca: Ahok Sindir Kemenhub soal Banyaknya Bus yang "Ngetem" di Terminal)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

Megapolitan
Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

Megapolitan
Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Megapolitan
Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X