Kompas.com - 25/06/2016, 14:48 WIB
Dukungan Partai Golkar kepada Basuki atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 Kompas.com/Kurnia Sari AzizaDukungan Partai Golkar kepada Basuki atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunanjar menepis anggapan kalau partainya menikung PDI Perjuangan soal dukungan kepada Ahok. Keputusan mendukung Ahok disebut sudah keputusan partai.

"Proses kemarin melakukan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok itu, itu kita proses konsultasi dengan DPP itu mendahului, jadi pada akhirnya kemarin pun selesai. Seluruh DPP solid (mendukung Ahok)," kata Agun, dalam talkshow radio dengan topik "Ahok Galau, Teman Risau" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2016).

Agung pun menyatakan, Golkar konsisten tidak membedakan apakah Ahok nantinya akan melalui jalur independen atau partai politik untuk maju pada Pilkada DKI 2017.

"Kami tidak membedakan dalam hak berdemokrasi itu mekanisme perseorangan dengan parpol sama-sama, kita tidak mendikotomikan. Kedua, kita tidak ingin dalam proses ini dibilang menikung, tidak," ujar Agun.

Golkar, kata dia, juga menghargai Teman Ahok dan relawan lain yang sudah sejak awal mengusung Basuki Tjahaja Purnama. Golkar tidak akan mendesak dan menekan. Bahkan, Golkar terus melakukan komunikasi politik dengan Nasdem, Hanura dan Teman Ahok.

Pada posisi ini, kata Agun, Golkar mencoba menata lagi demokrasi, dalam hal ini di Pilkada ke arah yang lebih baik.

"Sehingga kami konsisten pada posisi ini, kami tidak ingin mencederai semua orang yang sudah lebih dulu bekerja dan kita juga tidak ingin menawar-nawarkan diri. Kita serahkan sepenuhnya pada Pak Ahok," ujar Agun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Golkar Resmi Dukung Ahok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.