Kompas.com - 25/07/2016, 20:01 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebutkan, jatah lahan 5 persen untuk Pemerintah Provinsi DKI di atas lahan pulau reklamasi berbeda dengan kontribusi tambahan.

Menurut Ahok, jatah lahan 5 persen untuk Pemerintah Provinsi DKI mengacu pada keputusan Bappenas tahun 1997.

"Tahun 1997 Bappenas membuat hitungan. Kalau pulau jadi, maka sertifikatnya HPL (hak penggunaan lahan) atas nama Pemda. Ada 5 persen tanah dari seluruh lahan yang jadi milik Pemda. Akan digunakan untuk apa terserah Pemda," kata Ahok kepada hakim saat sidang suap reklamasi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/6/2016).

Menurut Ahok, saat membuat hitungan tentang jatah 5 persen lahan untuk Pemprov DKI, Bappenas tidak membuat hitungan serupa untuk kontribusi tambahan.

"Jadi ada kontribusi tambahan untuk membereskan daratan. Untuk membereskan daratan inilah yang tidak disebutkan besarannya oleh Bappedas," kata Ahok.

Tidak adanya besaran jumlah pada kontribusi tambahan inilah yang diakui Ahok membuatnya berinisiatif untuk menetapkan besarannya menjadi 15 persen.

"Karena tidak ada jumlahnya, kalau gubernurnya tidak jujur bisa diuangkan ini, Pak," kata Ahok kepada majelis hakim.

Kompas TV Ini Dasar Hukum Kontribusi 15% Pengembang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kecelakaan di Flyover Tebet, Mercy Gagal Salip BMW hingga Sundul Avanza

Kronologi Kecelakaan di Flyover Tebet, Mercy Gagal Salip BMW hingga Sundul Avanza

Megapolitan
Aksi Balap Liar di Senayan, Pelaku Saling Menabrak Saat Kabur dari Polisi

Aksi Balap Liar di Senayan, Pelaku Saling Menabrak Saat Kabur dari Polisi

Megapolitan
Berkunjung ke Jepang, Anies Bertemu Gubernur Tokyo Bahas Kerjasama Transportasi Publik

Berkunjung ke Jepang, Anies Bertemu Gubernur Tokyo Bahas Kerjasama Transportasi Publik

Megapolitan
Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Indonesia ke Polisi

Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Indonesia ke Polisi

Megapolitan
Pengacara Baru Bharada E Ronny Talapessy Jabat Ketua Bantuan Hukum PDI-P DKI, Pernah Dampingi Ahok

Pengacara Baru Bharada E Ronny Talapessy Jabat Ketua Bantuan Hukum PDI-P DKI, Pernah Dampingi Ahok

Megapolitan
18 PSK yang Terjaring Razia di 3 Hotel Wilayah Serpong Mengaku Layani 2 hingga 8 Pelanggan Sehari

18 PSK yang Terjaring Razia di 3 Hotel Wilayah Serpong Mengaku Layani 2 hingga 8 Pelanggan Sehari

Megapolitan
Scan Barcode Tiket Integrasi di Halte Transjakarta Sering Tak Terbaca, Ini Kata Jaklingko

Scan Barcode Tiket Integrasi di Halte Transjakarta Sering Tak Terbaca, Ini Kata Jaklingko

Megapolitan
Toko Material Bangunan di Jatinegara Kebakaran, 10 Mobil Pemadam Disiagakan

Toko Material Bangunan di Jatinegara Kebakaran, 10 Mobil Pemadam Disiagakan

Megapolitan
Terkendala Saat Beli Tiket Tarif Integrasi, Ini Cara Hubungi Call Center Jaklingko

Terkendala Saat Beli Tiket Tarif Integrasi, Ini Cara Hubungi Call Center Jaklingko

Megapolitan
Akui Ada Kendala Pembelian Tiket Tarif Integrasi, Jaklingko Akan Tingkatkan Kapasitas Server

Akui Ada Kendala Pembelian Tiket Tarif Integrasi, Jaklingko Akan Tingkatkan Kapasitas Server

Megapolitan
4 RT di Jati Padang Langganan Banjir akibat Luapan Kali Pulo saat Hujan Lebih dari 1 Jam

4 RT di Jati Padang Langganan Banjir akibat Luapan Kali Pulo saat Hujan Lebih dari 1 Jam

Megapolitan
Tarif Integrasi Berlaku, Masih Banyak Kendala Dirasakan Penumpang

Tarif Integrasi Berlaku, Masih Banyak Kendala Dirasakan Penumpang

Megapolitan
3 Hotel Wilayah Serpong Dirazia, 43 Orang Diamankan Terkait Tindak Asusila dan Prostitusi

3 Hotel Wilayah Serpong Dirazia, 43 Orang Diamankan Terkait Tindak Asusila dan Prostitusi

Megapolitan
UPDATE 12 Agustus: Bertambah 220 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang 1.945 Orang

UPDATE 12 Agustus: Bertambah 220 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang 1.945 Orang

Megapolitan
Seorang Pelajar di Benda Tangerang Dibacok Remaja yang Hendak Tawuran, Diduga Korban Salah Sasaran

Seorang Pelajar di Benda Tangerang Dibacok Remaja yang Hendak Tawuran, Diduga Korban Salah Sasaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.