Ditipu Rekan Bisnisnya, Hengky Kurniawan Lapor Polisi

Kompas.com - 08/08/2016, 12:56 WIB
Artis peran Hengky Kurniawan saat melaporkan rekan bisnisnya bernama Hengky Kusnadi ke SPKT Polda Metro Jaya pada Senin (8/8/2016). Akhdi Martin PratamaArtis peran Hengky Kurniawan saat melaporkan rekan bisnisnya bernama Hengky Kusnadi ke SPKT Polda Metro Jaya pada Senin (8/8/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Hengky Kurniawan melaporkan rekan bisnisnya bernama Hendric Kusnadi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya pada Senin (8/8/2016). Hendric dilaporkan dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan.

Hengky mengatakan, dia dengan Hendric bekerja sama dalam bisnis penyewaan mobil. Bisnis tersebut sudah berjalan selama 1,5 tahun.

Hengky mengaku telah menitipkan 5 mobil sejak tahun 2015. Namun, hingga kini, masih ada dua mobil milik Hengky yang belum dikembalikan.

"Jadi kami bisnis rental mobil. Saya menyerahkan ya, sisanya tinggal dua unit belum kembali sampai saat ini," ujar Hengky di Mapolda Metro Jaya, Senin.

Selain itu, menurut Hengky, Hendric juga meminjam uang sebesar Rp 250 juta. Namun, uang tersebut belum juga dikembalikan.

"Ada uang tunai Rp 250 juta yang tidak kembali. Sampai saat ini enggak tau di mana dia," ucapnya.

Hengky mengatakan, sudah memberi kelonggaran kepada Hendric untuk mengembalikan mobil dan uang yang dipinjamnnya. Namun, tidak ada itikad baik dari Hendric untuk mengembalikan.

Hengky mengaku sudah mencari Hendric di kantor dan rumahnya, namun tidak ada. Menurut, pengakuan istri Hendric, suaminya tidak pulang kerumah selama tiga bulan.

"Komitmen enggak terpenuhi jadi lima bulan terakhir ini. Mau tarik unit dipersulit, saya tarik enggak bisa. Ngeles kayak petinju. Kantor disamperin udah tutup, nomor udah mati," kata Hengky.

Atas dasar itu, Hengky melaporkan Hendric ke polisi dengan sangkaan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

Adapun bukti laporan yang dibuat Hengky tertera dalam laporan polisi dengan nomor: LP/3764/VIII/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 8 Agustus 2016.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X