Gara-gara Penggusuran Mangga Besar, Ahok Ingin Kempiskan Perut Wali Kota Jakbar

Kompas.com - 23/08/2016, 17:48 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (tengah menggunakan batik biru) saat berdialog dengan warga RW 02 Kelurahan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, yang akan digusur tim penertiban terpadu Pemkot Jakarta Barat, Senin (22/8/2016). Nursita SariKetua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (tengah menggunakan batik biru) saat berdialog dengan warga RW 02 Kelurahan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, yang akan digusur tim penertiban terpadu Pemkot Jakarta Barat, Senin (22/8/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi agar tidak mengeksekusi permukiman di belakang Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat.

Sambil bercanda, ia mengaku sudah mengancam Anas. Dia ingin mengempiskan perut Anas.

"Langsung saya suruh stop. Kalau enggak, saya kempesin tuh perutnya," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (23/8/2016).

Menurut Ahok, perintah kepada Anas disampaikannya di hadapan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.

Ahok mengatakan, Pras sempat menemuinya untuk menyampaikan permintaan agar Pemkot Jakbar tidak mengeksekusi permukiman warga di Mangga Besar.

"Ya sudah telepon saja itu Wali Kota depan Pak Pras," ujar Ahok.

Pemkot Jakbar diketahui sudah melayangkan surat peringatan pertama dan kedua kepada warga di belakang Glodok Plaza. Namun, Ahok menegaskan Pemkot Jakbar tidak boleh meneruskan rencana tersebut.

Sebab, Ahok menyatakan lahan tersebut adalah lahan milik pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kebijakan pemerintah.

Meskipun begitu, dia mengakui Anas tidak salah karena adanya Peraturan Gubernur DKI yang memperbolehkan Pemprov DKI terlibat dalam eksekusi lahan sengketa antar warga. Sepanjang sudah ada keputusan berkekuatan hukum tetap dari pengadilan yang memenangkan satu pihak.

"Jadi enggak salah. Memang ada aturannya. Tapi pertanyaannya kenapa sih lu iseng amat, kayak centeng aja lu. Ngapain jadi centeng. Tidak usah jadi centeng-centeng deh, walaupun ada aturannya."

Ahok mempersilakan pihak yang bersengketa untuk berdialog dan bernegosiasi satu sama lain.

"Jadi pejabat pemerintah jangan saklek nekan-nekan aturan buat nyusahin orang," kata Ahok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Virus Corona Sangat Umum, Warga Diminta Waspada

Gejala Virus Corona Sangat Umum, Warga Diminta Waspada

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakarta Utara Kebanjiran

Kantor Wali Kota Jakarta Utara Kebanjiran

Megapolitan
Banjir Mulai Genangi Pademangan, Warga Stok Mie Instan hingga Air Bersih

Banjir Mulai Genangi Pademangan, Warga Stok Mie Instan hingga Air Bersih

Megapolitan
Jalan DI Panjaitan Macet Gara-gara Genangan Air Hujan

Jalan DI Panjaitan Macet Gara-gara Genangan Air Hujan

Megapolitan
Serangan Netizen ke Akun Medsos Pelaku Penodongan di Warteg Mempersulit Kerja Polisi

Serangan Netizen ke Akun Medsos Pelaku Penodongan di Warteg Mempersulit Kerja Polisi

Megapolitan
Butuh 3 Hari untuk Pastikan Pasien yang Dirawat di RSPI Terinfeksi Virus Corona

Butuh 3 Hari untuk Pastikan Pasien yang Dirawat di RSPI Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
MAPID Sajikan Peta Wilayah Rawan Banjir di Jakarta

MAPID Sajikan Peta Wilayah Rawan Banjir di Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Virus Corona, Angkasa Pura II Bagikan Masker Gratis untuk Petugas Bandara Soetta

Antisipasi Virus Corona, Angkasa Pura II Bagikan Masker Gratis untuk Petugas Bandara Soetta

Megapolitan
Kronologi Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona hingga Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Kronologi Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona hingga Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Cegah Virus Corona, Angkasa Pura II Perketat Pengawasan 2 Bandara Ini

Cegah Virus Corona, Angkasa Pura II Perketat Pengawasan 2 Bandara Ini

Megapolitan
Wabah Corona Menyerang, Lion Grup Tutup Sementara Penerbangan ke Wuhan

Wabah Corona Menyerang, Lion Grup Tutup Sementara Penerbangan ke Wuhan

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan Peralatan Sekolah hingga Obat-obatan untuk Korban Banjir

Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan Peralatan Sekolah hingga Obat-obatan untuk Korban Banjir

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Medan Merdeka Barat Tergenang

Hujan Deras, Jalan Medan Merdeka Barat Tergenang

Megapolitan
17 Titik di Jakarta Dilanda Banjir Siang Ini

17 Titik di Jakarta Dilanda Banjir Siang Ini

Megapolitan
Jari Kaki Wanita Digigit Tikus di Bioskop, Summarecon Mall Serpong Buat Program Berantas Hama

Jari Kaki Wanita Digigit Tikus di Bioskop, Summarecon Mall Serpong Buat Program Berantas Hama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X