Bamus Betawi Usulkan Lulung dan 3 Tokoh Lainnya untuk Jadi Cagub atau Cawagub DKI

Kompas.com - 15/09/2016, 12:53 WIB
Ketua Forkabi Nachrowi Ramli dan Ketua DPD PPP DKI Abraham Lunggana di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Kamis (15/9/2016). Jessi CarinaKetua Forkabi Nachrowi Ramli dan Ketua DPD PPP DKI Abraham Lunggana di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Kamis (15/9/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bamus Betawi ikut menggodok nama yang akan mereka dukung menjadi cagub dan cawagub pada Pilkada DKI Jakarta 2017. 

Mereka sudah menentukan 4 orang yang akan mereka tawarkan kepada partai-partai.

"Jadi ada 4 nama, yaitu saya, Sylviana Murni (Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan), Saefullah (Sekda DKI), dan Lulung (Ketua Fraksi PPP DPRD DKI)," ujar Ketua DPW Partai Demokrat Nachrowi Ramli di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Kamis (15/9/2016).

(Baca juga: Nachrowi: Dana Hibah Diputus, Enggak Masalah buat Bamus Betawi... )

Nachrowi mengatakan, 4 nama ini sekadar aspirasi Bamus Betawi. Bamus Betawi bukanlah partai politik yang bisa mengusung calon, melainkan hanya ormas yang bisa memberi usulan.

Nachrowi menghargai masuknya nama dia dalam bursa cagub dan cawagub versi Bamus Betawi. "Kami siap buat rakyat Jakarta. Apalagi ini tanah tumpah darah Betawi," ujar Nachrowi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Abraham "Lulung" Lunggana. Ia mengapresiasi Bamus Betawi yang memperhitungkan dirinya.

Apalagi, menurut dia, Bamus Betawi merupakan wadah besar bagi organisasi-organisasi masyarakat. "Seluruh warga Jakarta juga bisa berpartisipasi di Bamus Betawi," ujar Lulung.

(Baca juga: Bamus Betawi dan Dugaan Politik Praktis Jelang Pilkada)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Megapolitan
Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Megapolitan
Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Megapolitan
Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Megapolitan
Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Megapolitan
Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Megapolitan
Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, 'Kenapa Harus Dibedakan?'

Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, "Kenapa Harus Dibedakan?"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.