Kompas.com - 13/10/2016, 11:29 WIB
Anak-anak bermain di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Meruya Utara, Jakarta Barat, Selasa (28/6). Pembangunan RPTRA merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan ruang terbuka bagi warga sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan sosialisasi warga. Pada 2017 ditargetkan akan terbangun sekitar 200 RPTRA. KOMPAS/RADITYA HELABUMI Anak-anak bermain di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Meruya Utara, Jakarta Barat, Selasa (28/6). Pembangunan RPTRA merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan ruang terbuka bagi warga sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan sosialisasi warga. Pada 2017 ditargetkan akan terbangun sekitar 200 RPTRA.
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar bus disediakan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tiap akhir pekan. Bus itu untuk membawa lansia dan anak-anak untuk berwisata ke museum ataupun ke Balai Kota DKI.

"Saya minta tiap Sabtu dan Minggu, Ibu Dien (Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB) DKI Jakarta Dien Emmawati) bawa bus ke RPTRA. Orang tua yang jarang jalan-jalan angkutin, bawa ke Balai Kota," ujar Basuki saat meresmikan RPTRA Bhineka, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).

Ahok (sapaan Basuki) ingin agar para lansia selalu berbahagia dengan cara berwisata. Mereka bisa diajak berwisata ke Balai Kota DKI yang memang dibuka untuk umum tiap akhir pekan.

Di Balai Kota, mereka bisa melihat tempat Ahok bekerja setiap harinya. Mereka juga bisa mencicipi berbagai macam kuliner yang dijual.

Dien Emmawati mengatakan, keinginan Ahok sudah dilaksanakan beberapa kali. Dia sudah menyediakan bus sekolah tiap akhir pekan untuk membawa anak-anak ke Balai Kota.

Dien mengatakan, mereka yang ikut bertamasya dijemput dari RPTRA dan diberikan snack.

"Cuma yang masih sulit itu mengumpulkan warga lansia, tapi kita terus ajak," ujar Dien.

Kompas TV Ahok Resmikan Dua RPTRA
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Megapolitan
Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Megapolitan
Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Megapolitan
Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Megapolitan
Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.