Sejumlah Pengamen dan Pengemis Setelah Ikut Pelatihan Kini jadi Petugas PPSU

Kompas.com - 21/10/2016, 22:27 WIB
Rabu (6/7/2016), petugas PPSU yang masih bekerja ketika hari pertama  Lebaran Kompas.com/David Oliver PurbaRabu (6/7/2016), petugas PPSU yang masih bekerja ketika hari pertama Lebaran
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak dibentuk pertengahan September 2016, petugas Dinas Sosial atau dikenal dengan sebutan "Pasukan Ungu" dinilai telah mengurangi jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta.

Petugas pelayanan pengawasan dan pengendalian sosial (P3S) Dinas Sosial yang bertugas di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Ipin Purwanto, menyampaikan di kawasan itu jumlah PMKS sudah jauh berkurang.

(Baca: Apa Saja Tugas "Pasukan Ungu"?)

P3S merupakan bagian dari pasukan ungu. Sebelum ada pasukan ungu, kawasan Senen dikenal sebagai wilayah PMKS. Soalnya kawasan itu dekat dengan stasiun dan terminal.

Para PMKS dulu sering berkeliaran, ada yang menjadi pengemis, ada yang jadi pengamen.

Namun, sejak pasukan ungu dibentuk, jumlah PMKS yang terlihat di jalan mulai berkurang. Satu per satu mereka diangkut menggunakan mobil untuk dibawa dan didata di panti sosial.

Ipin mengatakan, selain memberdayakan, petugas reaksi cepat tanggap (RCT) yang berkeliling memantau kondisi wilayah, petugas juga memanfatkan aplikasi pengaduan Qlue. Setiap aduan yang diterima melalui aplikasi itu, akan ditanggapi administrator Dinas Sosial DKI, dan diteruskan ke petugas di lapangan.

"Jauh berubah, buktinya sampai siang ini kami belum mengamankan siapa-siapa," ujar Ipin saat ditemui Kompas.com di bawah flyover Senen, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016).

Namun Ipin menilai, ada saja PMKS yang membandel. PMKS tersebut kembali ke jalan meski pernah pernah diamankan petugas. PMKS yang diamankan akan diberikan penyuluhan dan pelatihan.

Selama tenggat waktu tertentu di panti sosial, para PMKS akan dilatih untuk berusaha. Pelatihan yang diberikan seperti kemampuan untuk membuat kerajinan tangan hingga pelatihan terkait otomotif.

Hasil pelatihan itu, kata Ipin, ada sejumlah orang yang tadinya PMKS kini bekerja sebagai Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang bekerja di kawasan Monumen Nasional (Monas).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Anggota TNI Dikeroyok Hingga Tewas di Kebayoran Baru

Anggota TNI Dikeroyok Hingga Tewas di Kebayoran Baru

Megapolitan
Saat Anak 5 Tahun Keluar dari Pesawat Jatuh Tanpa Menderita Luka dalam Kecelakaan 24 Tahun Lalu

Saat Anak 5 Tahun Keluar dari Pesawat Jatuh Tanpa Menderita Luka dalam Kecelakaan 24 Tahun Lalu

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 19 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Senin 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Senin 19 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

Megapolitan
Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

Megapolitan
Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Megapolitan
Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

Megapolitan
UPDATE 18 April: 950 Kasus Baru Covid-19 di DKI

UPDATE 18 April: 950 Kasus Baru Covid-19 di DKI

Megapolitan
UPDATE 18 April: 10.628 Kasus Covid-19 di Tangsel, 554 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 18 April: 10.628 Kasus Covid-19 di Tangsel, 554 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Tembok Rumah Roboh di Benhil yang Tewaskan 2 Pekerja Berakhir Damai

Kasus Tembok Rumah Roboh di Benhil yang Tewaskan 2 Pekerja Berakhir Damai

Megapolitan
Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X