Kompas.com - 10/11/2016, 19:10 WIB
Suparno (kanan), Ketua RW 01, Pulogadung, Jakarta Timur berterus-terang kepada calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) soal basis politik di lingkungannya saat blusukan di RW 01, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2016). Kahfi Dirga CahyaSuparno (kanan), Ketua RW 01, Pulogadung, Jakarta Timur berterus-terang kepada calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) soal basis politik di lingkungannya saat blusukan di RW 01, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, ditanya anak sekolah soal program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan solusi bagi kemacetan di Jakarta saat mengunjungi RW 3, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016).

Saat itu Agus tengah blusukan dan beberapa anak sekolah berada di luar sekolah menunggunya. Tak lama, salah seorang siswa SMK Pariwisata di Kebagusan memberanikan diri untuk bertanya kepada Agus.

"Kalau Bapak jadi gubernur, KJP akan dilanjutkan lagi?" tanya siswa itu.

"Oh pasti, bahkan akan ditambah lagi," jawab Agus.

Siswa itu kemudian melompat ke topik tentang kemacetan. "Kan semakin macet nih, bagaimana Bapak mengatasi kemacetan di Jakarta?" tanya siswa itu lagi.

"Banyak caranya, yang jelas kami harus kendalikan jumlah kendaraan pribadi di jalan raya. Sekaligus menambah kapasitas public transportation."

"Dengan cara apa Bapak? "

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan menambah jumlah armadanya, semakin nyaman, harus aman. Sehingga semua tercukupi ke berbagai tempat. Kemudian nyaman untuk semua,"

Soal KJP, Agus berkomitmen untuk melanjutkan program bantuan pendidikan kepada warga miskin di Jakarta. Kendati demikian Agus belum memberikan gambaran eksplisit kelanjutan program KJP.

Agus blusukan ke Kebagusan dalam rangka kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia maju bersama pasangannya, Sylviana Murni. Keduanya didukung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN.

 

Baca tentang


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.