Kompas.com - 24/11/2016, 22:22 WIB
Calon wakil gubernur nomor urut 1,  Sylviana Murni saat kunjungan ke kantor redaksi Kompas, Jakarta, Selasa(22/11/2016). Masa kampanye dan debat publik Pilkada DKI Jakarta 2017 akan berlangsung 26 Oktober 2016-11 Februari 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOCalon wakil gubernur nomor urut 1, Sylviana Murni saat kunjungan ke kantor redaksi Kompas, Jakarta, Selasa(22/11/2016). Masa kampanye dan debat publik Pilkada DKI Jakarta 2017 akan berlangsung 26 Oktober 2016-11 Februari 2017.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, mengatakan jika menang pada Pilkada DKI Jakarta 2017, dia akan mendahulukan dialog dengan warga sebelum mengambil kebijakan yang memengaruhi kehidupan warga Jakarta.

Salah satu kebijakan yang dia maksud adalah penataan permukiman warga. Sylviana mengatakan, dirinya tidak ingin menyakiti hati warga karena seenaknya menggusur permukiman yang telah ditinggali selama puluhan tahun.

"Kami tidak ingin menyakiti hati masyarakat. Kalau ada kebijakan pasti kami duduk bersama," ujar Sylviana di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (24/11/2016).

Terkait kebijakan penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI, menurut Sylviana, pimpinan daerah tidak secara langsung melakukan pengecekan sebelum penggusuran dilakukan di daerah itu.

Harusnya, kata Sylviana, pimpinan daerah turun ke lapangan dan berdialog dengan warga agar penggusuran berjalan lancar.

Sylviana mencontohkan daerah lokalisasi Kramat Tunggak di Jakarta Utara yang saat ini telah menjadi Islamic Center. Penertiban di kawasan itu menurut Sylviana dilakukan secara manusiawi dan melalui dialog bersama warga.

"Masalahnya kadang-kadang pimpinan tertinggi hanya terima laporan, tidak check and recheck. Ini persoalan apa, harusnya ikut turun, ajak dialog (warga)," ujar Sylviana.

Kompas TV Agus-Sylvi Dengar Keluhan Warga Kepulauan Seribu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

63 Persen Pasien Omicron di RSDC Wisma Atlet Bergejala Ringan

63 Persen Pasien Omicron di RSDC Wisma Atlet Bergejala Ringan

Megapolitan
Cegah Kerumunan Saat PTM 100 Persen, Jam Masuk Siswa SMPN 3 Depok Dibagi Tiga

Cegah Kerumunan Saat PTM 100 Persen, Jam Masuk Siswa SMPN 3 Depok Dibagi Tiga

Megapolitan
Terungkap di Sidang Munarman, Ini Isi Ceramah Rizieq Shihab yang Memantik Baiat Massal ISIS

Terungkap di Sidang Munarman, Ini Isi Ceramah Rizieq Shihab yang Memantik Baiat Massal ISIS

Megapolitan
Penjual Minuman di Tanjung Priok Pukul Sopir yang Tolak Beli Dagangannya, Polisi: Harap Dilaporkan

Penjual Minuman di Tanjung Priok Pukul Sopir yang Tolak Beli Dagangannya, Polisi: Harap Dilaporkan

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Warga Pengungsi Sudah Kembali ke Rumah Masing-masing

Banjir di Tegal Alur Surut, Warga Pengungsi Sudah Kembali ke Rumah Masing-masing

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Jakarta Meningkat, Keterisian Tempat Tidur di RS Capai 31 Persen

Pasien Covid-19 di Jakarta Meningkat, Keterisian Tempat Tidur di RS Capai 31 Persen

Megapolitan
Dapat Rekomendasi BNN, Komedian Fico Fachriza Akan Direhabilitasi 6 Bulan di RSKO Cibubur

Dapat Rekomendasi BNN, Komedian Fico Fachriza Akan Direhabilitasi 6 Bulan di RSKO Cibubur

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ancam Cabut Izin Ritel yang Jual Minyak di Atas Rp 14.000 Per Liter

Pemkot Bekasi Ancam Cabut Izin Ritel yang Jual Minyak di Atas Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Pasien Wisma Atlet Bertambah 320 Orang

UPDATE 24 Januari: Pasien Wisma Atlet Bertambah 320 Orang

Megapolitan
Saksi Sidang Munarman: Pelaku Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina juga Hadiri Pembaiatan di Makassar

Saksi Sidang Munarman: Pelaku Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina juga Hadiri Pembaiatan di Makassar

Megapolitan
Polisi Sebut Peserta Konvoi Mobil di Tol Andara Tak Berhenti, tapi Berjalan Pelan dan Ganggu Lalin

Polisi Sebut Peserta Konvoi Mobil di Tol Andara Tak Berhenti, tapi Berjalan Pelan dan Ganggu Lalin

Megapolitan
Sidak PTM 100 Persen di SMPN 3 Depok, Wali Kota Idris Temukan Jarak Bangku Siswa Berdekatan

Sidak PTM 100 Persen di SMPN 3 Depok, Wali Kota Idris Temukan Jarak Bangku Siswa Berdekatan

Megapolitan
Peserta Konvoi di Tol Andara: Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Robongan, Tiba-tiba Kami Diblok Polisi

Peserta Konvoi di Tol Andara: Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Robongan, Tiba-tiba Kami Diblok Polisi

Megapolitan
Wagub Sebut Pasien Omicron yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso adalah Warga Jakarta

Wagub Sebut Pasien Omicron yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso adalah Warga Jakarta

Megapolitan
Modus Baru Penjual Air Minum di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Modus Baru Penjual Air Minum di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.