Kompas.com - 01/01/2017, 11:19 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (23/12/2016). KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaCalon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (23/12/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membatalkan pesta perayaan tahun baru.

Menurut dia, hal itu sudah tepat karena sepanjang 2016, bangsa ini diuji dengan serangkaian kesulitan ekonomi.

"Masih banyak saudara-saudara kita yang belum bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, apalagi merayakan tahun baru dengan pesta," kata Sandi di Masjid At Tin, Sabtu (31/12/2016).

"Sebaiknya seperti ini, berzikir dan menghormati mereka yang tak bisa merayakan malam tahun baru dengan hura-hura," ucapnya, saat menghadiri acara zikir akbar tersebut.

Ia juga berharap 2017 menjadi momen bagi masyarakat Jakarta menggapai capaian yang lebih baik. Karena itu ia berharap seluruh warga Jakarta di pergantian tahun ini mengintrospeksi diri dan memikirkan langkah ke depan.

"Saya pikir kita semua harus optimis menghadapi tahun 2017 dan mari sama-sama kita pikirkan, langkah terbaik apa yang mau kita kerjakan," ujar dia.

Sebelumnya, car free night (CFN) yang rencananya akan digelar di kawasan Sudirman-Thamrin untuk merayakan pergantian tahun dibatalkan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, CFN dibatalkan karena dikhawatirkan mengganggu proyek mass rapid transit (MRT) yang masih dalam tahap pembangunan di ruas Sudirman-Thamrin.

Selain itu, CFN juga dibatalkan dengan alasan kesederhanaan.

"Harapannya perayaan tahun baru bisa dilakukan di masing-masing lingkungan, mungkin dengan mendekatkan diri dengan lingkungan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (31/12/2016).

(Baca: Alasan "Car Free Night" di Jakarta Dibatalkan)

Perayaan tahun baru di Jakarta digelar di tingkat kotamadya, seperti Jakarta Utara dengan perayaan di Ancol, Jakarta Pusat di Lapangan Arsisi, Jakarta Timur di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Selatan di Setu Babakan, dan Jakarta Barat di Kota Tua serta Kembangan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.