AHY: Saya Tidak Akan Hapus KJS, KJP, dan PPSU

Kompas.com - 08/01/2017, 11:03 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017). Kompas.com/Robertus BelarminusCalon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017).
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono membantah isu yang menyebut dia akan menghapus program Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) serta Pekerja Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Bantahan tersebut disampaikan Agus saat berkampanye di RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017).

Agus menyampaikan bantahan tersebut karena mendapatkan pertanyaan seputar masalah tersebut dari warga yang dikunjunginya.

"Saya dengar tadi pertanyaan, apakah kalau saya terpilih, program KJS, KJP akan dihilangkan. Itu tidak benar," kata Agus, dalam sambutannya di sebuah lapangan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Barat.

Mantan perwira menengah angkatan darat itu juga membantah akan membubarkan PPSU. Justru, Agus mengklaim, jika terpilih dia akan meningkatkan kesejahteraan PPSU.

Agus menegaskan, ia bersama Sylviana Murni akan semakin meningkatkan program pro-rakyat.

"Di samping itu kita meningkatkan program UKM, dana bergulir bantuan modal usah tanpa bunga, bantuan langsung sementara untuk keluarga tidak mampu, dan program pemberdayaan RT dan RW," ujar Agus.

Agus mengajak masyarakat setempat untuk memilih dirinya pada Pilkada 2017 ini. Ia menjanjikan perubahan untuk Jakarta jika terpilih menjadi gubernur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Agus disambut meriah dengan iringan marawis dan ondel-ondel serta petasan.

Selama berada di kawasan pemukiman RW 02, Agus berjalan kaki dan menyapa warga serta tak lupa meladeni permintaan warga untuk berfoto bersama.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Megapolitan
Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X