STIP Bekukan Semua Kegiatan yang Rawan Kekerasan

Kompas.com - 13/01/2017, 19:49 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Rabu (11/1/2017). Kompas.com/Robertus BelarminusSekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Rabu (11/1/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Ekstrakulikuler drum band dan Pedang Pora Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Jakarta Utara, dibekukan menyusul penganiayaan yang menewaskan seorang taruna tingkat I, Amirulloh Adityas Putra.

"Kegiatan yang berpotensi kekerasan sementara dihentikan. Akan diganti kegiatan yang bersifat kebersamaan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua STIP Marunda, Arifin Soenardjo, kepada Kompas.com, Jumat (13/1/2017).

Arifin mengakui bahwa ekstrakulikuler drum band dan Pedang Pora selama ini memiliki tradisi perploncoan yang sarat kekerasan fisik. Amirulloh tewas dalam tradisi penyerahan alat musik tam-tam, setelah dianiaya lima seniornya.

Untuk menggantikan ekstrakulikuler tersebut, Arifin kini mengarahkan seluruh taruna untuk mengikuti ekstrakulikuler bela diri. Ekstrakulikuler tersebut dianggap dapat menumbuhkan simpati terhadap orang lain.

"Karena lewat bela diri itu, dia akan tahu, merasakan sakitnya dipukul," kata Arifin.

(Baca: Kemenhub Bekukan Ekstrakurikuler Drum Band STIP Marunda)

Amirulloh dianiaya para seniornya saat pelaksanaan "tradisi" menurunkan keterampilan alat musik tam-tam, bagian dari drum band, pada Selasa (10/1/2017) malam.

Pada saat itu, enam taruna tingkat I yang dipanggil menghadap justru malah dianiaya lima seniornya dari tingkat II.

Amirulloh yang tak kuat menahan pukulan, tewas akibat organ dalam mati lemas. Kelima pelaku ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X