Kompas.com - 23/01/2017, 21:25 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengikuti debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengikuti debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur nomor dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok  hanya perlu mempersiapkan data-data jelang pelaksanaan debat publik kedua, Jumat (27/1/2017) mendatang.

Sebagai petahana, kata Ahok, dirinya bersama calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mempersiapkan data program-program Pemprov DKI Jakarta yang telah dikerjakan pada pemerintahannya.

"Ya kami akan sampaikan kepada masyarakat. Kalau percaya sama kami, ya izinkan kami untuk menyelesaikannya kan," kata Ahok, di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2017).

Selain itu, ia berharap, pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta lainnya juga memberikan ide-ide kepada dirinya bersama Djarot. Terutama terkait tema debat kedua, yakni reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta penataan kawasan perkotaan.

Ahok menganggap kritik dari pesaing dapat memperbaiki programnya.

"Ya kan namanya juga kami mesti cari tahu juga apa yang kurang, manusia kan tidak ada yang sempurna. Minimal saran-saran (debat) bisa bantu kami kerja lebih cepat," kata Ahok.

Adapun dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta pesaing Ahok-Djarot adalah Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KPU DKI masih mengkaji panelis yang akan menyampaikan pertanyaan debat.

Debat kedua akan diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, sama seperti debat pertama. KPU DKI menilai tempat tersebut cukup strategis, baik dari segi lokasi, keamanan, maupun kecocokan untuk penyiaran televisi.

Pada debat kedua, KPU DKI bekerja sama dengan tiga stasiun televisi penyelenggara, yakni Metro TV, MNC, dan TVRI. Debat akan disiarkan langsung di stasiun 12 televisi.

Kompas TV Ahok: Warga Jakarta Merasakan Kinerja Pemprov Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.