26 "Feeder" Transjakarta Siap Dioperasikan di 9 Terminal

Kompas.com - 31/01/2017, 15:57 WIB
Tampak bus pengumpan atau feeder transjakarta di halte Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Senin (18/1/2016). 





Andri Donnal PuteraTampak bus pengumpan atau feeder transjakarta di halte Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Senin (18/1/2016).
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengoperasikan 26 bus feeder atau pengumpan Transjakarta di sembilan terminal.

Bus ini akan beroperasi 24 jam setiap harinya untuk mengantar jemput penumpang menuju terminal tipe A, seperti Terminal Pulogebang, Terminal Kalideres, dan Terminal Kampung Rambutan.

Kebijakan ini menyusul akan ditertibkannya bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) yang masih beroperasi di sembilan terminal ini.

Kepala Badan Pengeloa Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Elly Sinaga mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk menjawab keluhan calon penumpang yang akan menuju terminal tipe A, khususnya Terminal Pulogebang.

(Baca juga: Transjakarta Siap Beroperasi Penuh di Terminal Pulogebang)

Dia menambahkan, selama ini banyak warga mengeluhkan akses menuju Terminal Pulogebang yang masih terbatas.

Ke-26 bus feeder ini dioperasikan untuk menambah jumlah bus yang sebelumnya hanya 30. Semua feeder ini akan mulai dioperasikan pada Rabu (1/2/2017) besok.

"Izin operasional feeder kita keluarkan hari ini dan Rabu sudah bisa beroperasi," kata Elly Sinaga di kantornya di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017)

Dengan dioperasikannya 26 feeder ini, ia berharap tidak ada lagi alasan calon penumpang untuk tidak naik bus AKAP dari Terminal Pulogebang.

Sebab, nantinya bus AKAP tidak boleh lagi beroperasi di luar terminal Tipe A.

Ada sembilan terminal yang tidak boleh lagi menerima bus AKAP, yakni Terminal Pulogadung, Rawamangun, Pinang Ranti, Lebak Bulus, Pasar Minggu, Tanjung Priok, Rawa Buaya, Tanah Merdeka, dan Terminal Grogol.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Megapolitan
Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Megapolitan
Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Megapolitan
Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Megapolitan
Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X