Kompas.com - 27/03/2017, 18:57 WIB
Para sopir angkutan kota Koperasi Wahana Kalpika (KWK) jurusan Grogol - Muara Karang berunjuk rasa di depan Balaikota DKI Jakarta, Selasa (11/2/2014). Mereka menolak beroperasinya bus kota terintegrasi busway (BKTB) karena dianggap menurunkan pendapatan mereka. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Para sopir angkutan kota Koperasi Wahana Kalpika (KWK) jurusan Grogol - Muara Karang berunjuk rasa di depan Balaikota DKI Jakarta, Selasa (11/2/2014). Mereka menolak beroperasinya bus kota terintegrasi busway (BKTB) karena dianggap menurunkan pendapatan mereka.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) sudah menentukan trayek-trayek angkot KWK yang akan jadi layanan gratis bagi penumpang transjakarta pada jam-jam tertentu.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, ada 10 trayek angkot yang sudah dipilih untuk jadi layanan gratis bagi penumpang transjakarta.

Namun, Budi belum bersedia menyebutkan secara rinci kesepuluh trayek yang dimaksudkannya itu. Yang pasti, kata dia, kesepuluhnya akan mulai diuji coba pada 1 April 2017.

"Kami hub mereka dari jam 05.00 sampai jam 09.00, dan dari jam 16.00 sampai jam 20.00 untuk bisa dimanfaatkan gratis oleh pelanggan kami. Di luar itu, mereka (angkot KWK) tetap bisa beroperasi seperti biasa," kata Budi di Halte Harmoni, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).

Baca: Angkot KWK yang Terintegrasi Transjakarta Dilarang Ngetem

Seperti direncanakan sebelumnya, nantinya penumpang transjakarta tinggal menunjukan kartu khusus kepada sopir KWK agar mereka tidak dipungut biaya. Kartunya diberi nama Sahabat KWK.

Kartu ini rencananya sudah mulai bisa diperoleh di halte-halte transjakakarta dalam waktu dekat. Menurut Budi, adanya kerja sama ini merupakan upaya pihaknya untuk menekan seminim mungkin pengeluaran penumpang. Selain tentunya, memperluas layanan transjakarta hingga ke permukiman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi pada saat mereka sampai di halte-halte transjakarta, mereka baru bayar Rp 3.500. Jadi konsepnya bagaimana mereka keluar rumah sudah dilayani transjakarta. Kalau dilihat selama ini bisa naik angkot dan ojek yang bisa mengeluarkan biaya lain," ujar Budi.

Baca: Jika Angkotnya Gratis, Sopir KWK Dapat Uang dari Mana?

Kompas TV Halte Transjakarta Koridor XIII Dianggap Tak Ramah Pengguna

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.