Kompas.com - 08/04/2017, 21:39 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat memberi pengarahan kepada para relawannya, di GOR Otista, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat memberi pengarahan kepada para relawannya, di GOR Otista, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta para relawan pendukungnya untuk memasang stiker bergambar Ahok dengan calon pendampingnya, Djarot Saiful Hidayat, di dalam rumahnya.

Biasanya, kata dia, stiker dipasang di jendela rumah atau luar rumah.

"Biar ingat untuk didoakan, supaya mereka sadar punya pelayan di Jakarta. Kami lah pelayan warga," kata Ahok, saat memberi pengarahan kepada para saksi, di GOR Otista, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2017).

Menurut Ahok, pemasangan stiker di dalam rumah juga tidak akan merusak pemandangan atau fasilitas publik. Selain itu, Ahok juga meminta para relawannya menjadikan stiker sebagai salah satu indikator dukungan warga Jakarta.

Ahok meminta relawannya tak memaksa ketika ada warga yang menolak menerima stiker bergambar Ahok-Djarot.

"Misalnya, Bapak Ibu bawa 20 stiker. Bapak Ibu muter-muter keliling kampung, yang diterima cuma 10 (stiker). Ya sudah, kan jadi tahu, jangan dipaksa ya Bapak Ibu (kalau enggak mau terima stiker Ahok-Djarot)," kata Ahok.

Baca: Kalender dan Stiker Bergambar Ahok-Djarot Dibagi-bagikan Saat Pengajian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat membagikan stiker, Ahok meminta relawannya turut menjelaskan program yang akan maupun telah dikerjakan Pemprov DKI Jakarta.

"Kami menargetkan, semua rumah orang sudah bersertifikat. Rumah rusak kami perbaiki, perbaikan rusun sudah jalan," kata Ahok.

Kompas TV Ahok: Saya Nggak Tahu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.