Ada Pemeriksaan Kesehatan, Firza Berhalangan Hadiri Panggilan Polisi

Kompas.com - 25/04/2017, 10:58 WIB
Tim kuasa hukum Firza Husein saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/2/2017). Nibras Nada NailufarTim kuasa hukum Firza Husein saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/2/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu saksi kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi, Firza Husein, berhalangan menghadiri undangan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (25/4/2017). Firza dijadwalkan penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk diperiksa pada Selasa ini pukul 13.00 WIB.

"Kami sudah konfirmasi ke Polda Metro, memberi tahu secara lisan dan surat, bahwa hari ini belum bisa datang di pemeriksaan karena ada pemeriksaan kesehatan," kata kuasa hukum Firza, Azis Yanuar, saat dihubungi wartawan.

Menurut Azis, penundaan pemeriksaan terhadap kliennya akan diatur lebih lanjut oleh penyidik.

Sebelumnya, tiga orang yang rencananya dipanggil untuk pemeriksaan kasus ini juga berhalangan hadir. Mereka adalah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, pimpinan FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas, dan Emma yang merupakan teman Firza.

Menurut Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro, Rizieq, Muchsin, dan Emma belum bisa datang karena ada urusan yang tidak bisa ditinggal. Jadwal pemeriksaan pengganti hari ini akan diatur selanjutnya oleh penyidik.

Kasus itu bermula dari percakapan di WhatsApp yang diduga telah melibatkan Rizieq dan Firza. Muchsin ikut dipanggil karena disebut sempat disuruh untuk membuang ponsel Rizieq. Sementara Emma merupakan istri dari seorang tokoh keagamaan dan pernah menjadi pimpinan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas).

Mereka semua masih berstatus sebagai saksi dalam kasus itu. Kasus itu telah masuk pada tahap penyidikan tetapi belum ada tersangka yang ditetapkan oleh pihak kepolisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.