Djarot: Jangan Manfaatkan Kekalahan Ahok-Djarot untuk Praktik Buruk

Kompas.com - 29/04/2017, 15:45 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai sholat Jumat di Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jumat (28/4/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai sholat Jumat di Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jumat (28/4/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berkomentar tentang juru parkir liar yang sempat merajalela di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo.

Dia mengatakan seharusnya kekalahannya pada Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melanggar aturan.

Adapun pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat dinyatakan kalah dari pasangan Anies Baswedan berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga dan hasil real count formulir C1 atau sertifikat hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU DKI Jakarta.

"Saya kadang tertawa, kami ini masih gubernur dan wakil gubernur sampai Oktober. Jadi kalau ada yang memanfaatkan ini untuk yang tidak baik, kami akan tindak tegas," ujar Djarot di RPTRA Semper Barat, Jakarta Utara, Sabtu (29/4/2017).

(baca: Djarot: Anies-Sandi Bisa Enggak Minimal Standarnya Sama dengan Kami)

Djarot mengatakan Pemprov DKI sudah bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengamankan RPTRA Kalijodo. Dia menegaskan situasi di sana harus aman dan nyaman, terutama pada masa libur panjang di mana banyak warga berkunjung.

"Ini bentuk 'legacy' yang dititipkan ke masyarakat supaya ikut menjaga dan merawat. Ingat bahwa Jakarta butuh kedisiplinan," ujar Djarot.

Dia tidak ingin kekalahannya pada Pilkada DKI justru menjadi peluang bagi oknum tertentu untuk melakukan hal buruk. Trotoar yang bagus tidak boleh kumuh lagi dan sungai yang sudah bersih harus terus dijaga bersama-sama.

"Jangan manfaatkan peluang (kekalahan Ahok-Djarot) untuk masuknya praktik-praktik buruk masa lampau," ujar Djarot.

Djarot juga berharap segala hal yang berjalan baik pada era pemerintahannya bisa berlanjut. Dia tidak ingin ada kesan bahwa pemerintahan berjalan baik karena oknum takut dengan Ahok-Djarot. Perkataan Djarot itu ditujukan kepada para juru parkir liar di RPTRA Kalijodo.

"Ahok-Djarot enggak perlu ditakuti, ngapain takut sama kita. Kalau berbuat kriminal, takut sama Tuhan," ujar Djarot.  

"Jadi sekali lagi mereka itu jangan memanfaatkan situasi seperti ini," kata Djarot.

Kompas TV Djarot Akan Makan Malam Bersama Sandiaga




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Belum Atur Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar

Dinkes Tangsel Belum Atur Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar

Megapolitan
UPDATE 1 Maret: Tambah 39 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE 1 Maret: Tambah 39 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
2 Blad Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus Penuh

2 Blad Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus Penuh

Megapolitan
Selain di Gorong-gorong, Kabel di Tiang Jalan TB Simatupang Juga Terbakar

Selain di Gorong-gorong, Kabel di Tiang Jalan TB Simatupang Juga Terbakar

Megapolitan
Tunggu Arahan Pusat, Pemkot Tangsel Belum Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Tunggu Arahan Pusat, Pemkot Tangsel Belum Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Megapolitan
Dapat 33.400 Dosis, Depok Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Dapat 33.400 Dosis, Depok Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Pemalsu Surat Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Tangkap Dua Pemalsu Surat Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar, Lurah: Ledakannya Kencang

Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar, Lurah: Ledakannya Kencang

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Sayat Leher Mantan Perawatnya di Bandara Soekarno-Hatta

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Sayat Leher Mantan Perawatnya di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar

Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar

Megapolitan
Mortir Seberat 50 Kg Ditemukan di Aliran Kali Cipinang

Mortir Seberat 50 Kg Ditemukan di Aliran Kali Cipinang

Megapolitan
Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Rp 75 Juta dari Komersialisasi Konten

Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Rp 75 Juta dari Komersialisasi Konten

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Lansia Digelar di Sekolah Tiap Kecamatan di Jakpus

Vaksinasi Covid-19 Lansia Digelar di Sekolah Tiap Kecamatan di Jakpus

Megapolitan
UPDATE 1 Maret 2021: Tambah 2.058 Kasus, 9.756 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 1 Maret 2021: Tambah 2.058 Kasus, 9.756 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 1 Maret: Bertambah 77 Kasus Positif, 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

UPDATE 1 Maret: Bertambah 77 Kasus Positif, 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X