Sandiaga Minta Masukan dari Agus Yudhoyono

Kompas.com - 29/04/2017, 23:48 WIB
Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono di acara peluncuran buku foto Sylviana Murni di Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (29/4/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARSandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono di acara peluncuran buku foto Sylviana Murni di Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (29/4/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calo wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyatakan tak akan melupakan mantan lawannya pada Pilada DKI Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, setelah dia resmi menjadi wakil gubernur.

Sandiaga mengaku membutuhkan masukan dari Agus untuk menjalankan kepemimpinan di DKI Jakarta.

"Kami butuh masukan juga, Mas Agus punya gagasan-gagasan yang baik, jadi kami nanti ada sesi-sesi pengin duduk bareng, memformulasikan karena apa yang Mas Agus perjuangkan, kami ingin semua Jakarta lebih baik lagi ke depan," kata Sandiaga, usai peluncuran buku foto Sylviana Murni di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (29/4/2017).

(baca: Annisa Pohan Minta Sandiaga Bereskan Kabel Semrawut di Jakarta)

Sandiaga mengaku mengagendakan lari bersama Agus yang juga sama-sama menggemari olahraga. Menurut Sandiaga, 4,5 bulan perjalanan Agus-Sylvi pada kompetisi Pilkada DKI tak bisa diremehkan.

"Semakin banyak pemikiran, the more the merrier, semakin bagus pola penyelesaiannya karena bagian dari urun rembuk," ujar Sandiaga.

Adapun Agus mengaku selalu siap jika diminta masukan. Ia akan menunggu undangan dari Sandiaga maupun Anies.

"Saya menunggu setiap saat, anytime dengan senang hati dan saya percaya beliau memiliki keinginan kuat untuk mengubah Jakarta lebih baik lagi pastinya," ujar Agus.

Anies-Sandiaga dinyatakan menang pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga.

Selain itu, pasangan Anies-Sandiaga juga unggul dari pasangan petahana Ahok- Djarot berdasarkan hasil real count formulir C1 atau sertifikat hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU DKI Jakarta melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Berdasarkan sistem itu, Anies-Sandi diketahui memeroleh 57,95 persen suara, sedangkan pasangan Ahok- Djarot meraih 42,05 persen perolehan suara.

Anies-Sandi unggul di semua wilayah di DKI Jakarta berdasarkan hasil real count formulir C1 tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Megapolitan
Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Megapolitan
RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Megapolitan
Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X