Massa Pro Ahok Joget Maumere dan "Marching Band" Jelang Sidang Vonis

Kompas.com - 09/05/2017, 09:04 WIB
Massa relawan Ahok-Djarot lakukan Tarian Maumere jelang sidang vonis Ahok, Selasa (9/5/2017) KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOMassa relawan Ahok-Djarot lakukan Tarian Maumere jelang sidang vonis Ahok, Selasa (9/5/2017)
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak massa pendukung yang berdatangan jelang sidang vonis kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

Setengah jam jelang dimulainya sidang vonis, ada massa barisan relawan Ahok-Djarot yang tergabung dalam aksi simpatik "8.000 Mawar Merah-Putih untuk Ahok" mulai meramaikan Jalan RM Harsono. Mereka ramai-ramai melakukan Tarian Maumere.

"Ayo bapak ibu yang ada di ujung kita bikin tiga barisan memanjang buat Tarian Maumere," kata salah satu orator dari atas mobil komando.

Bersamaan dengan itu, kelompok marching band M2B yang terdiri dari anak muda berusia di bawah 20 tahun juga terlihat sudah tiba di lokasi.

Baca: Jelang Sidang Vonis, Ini Harapan Kakak Angkat Ahok

Menurut pimpinan aksi Birgaldo Sinaga, marching band tersebut akan mengiringi peserta aksi untuk mengelilingi Jalan RM Harsono sambil membawa bunga mawar merah dan putih.

"Nanti kita akan berputar jalan sambil teriakkan bapak hakim, bebaskan Ahok, Ahok tidak bersalah ya saudara-saudara sambil angkat mawar merah putih simbol kecintaan kita pada NKRI dan simbol kesetiaan kepada Ahok," seru Birgaldo yang disambut dengan teriakan oleh peserta aksi.

Baca: Jelang Vonis Ahok, Pendukung Siapkan Tugu Keadilan dan 8.000 Mawar

Setelah itu, peserta aksi kembali melakukan tarian. Kali ini lagu Sajojo dan Poco-Poco mengiringi tarian massa tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X