Kompas.com - 23/05/2017, 17:34 WIB
Ruko yang dijadikan sebagai lokasi pesta seks kaum gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (22/5/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaRuko yang dijadikan sebagai lokasi pesta seks kaum gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (22/5/2017)
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com- Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan, pengunjung pesta seks kaum gay di Kelapa Gading mendatangi setiap acara yang diadakan di ruko Kelapa Gading atas informasi dari pihak manajemen ruko.

Sebelumnya, Minggu (23/5/2017) malam, Polres Jakarta Utara menggerebek sebuah ruko yang dijadikan sebagai tempat prostitusi terselubung kaum gay.

Dwiyono mengatakan, manajemen ruko aktif mengirimi para pengunjung pesan undangan melalui WhatsApp dan broadcast (BC) BBM terkait acara yang akan diadakan di ruko itu.

Baca: Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Ruko Tempat Pesta Gay di Kelapa Gading

"Dari hasil pemeriksaan, yang terbaru mereka datang ke sana karena ada BC dan ajakan manajemen. Mereka yang pernah datang kemari dicatat identitasnya, kemudian dicatat nomor handphone, kemari dicatat Id. Pada saat ada event mereka langsung mem-broadcast tamu yang pernah kemari," ujar Dwiyono di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (23/5/2017).

Dwiyono mengatakan, pada saat penggerebakan ada sebanyak 141 orang yang diamankan. Saat itu diketahui pihak manajemen mengirim pesan kepada seluruh pengujung ruko untuk menghadiri event bernama "the Wild One".

Baca: Melihat Ruangan di Dalam Ruko Lokasi Pesta Seks Kaum Gay

Hari Minggu merupakan waktu paling ramai didatangi pengunjung. Pada Senin malam, dari 141 pengunjung, sebanyak 126 orang pengunjung dibebaskan karena tidak terbukti ikut melakukan tindakan prostitusi di dalam ruko.

Sisanya, sebanyak 15 orang masih ditahan di Mapolres Jakarta Utara.

Kompas TV TKP Pesta Seks di Kelapa Gading Disegel Polisi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Megapolitan
Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Megapolitan
Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Megapolitan
Gudang di Tambora Kebakaran, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Gudang di Tambora Kebakaran, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Megapolitan
Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum Terdakwa Belum Tentu Hadirkan Saksi Meringankan

Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum Terdakwa Belum Tentu Hadirkan Saksi Meringankan

Megapolitan
Kans Kemenangan Anies Baswedan Dinilai Lebih Tinggi di Pilkada DKI Dibandingkan Pilpres

Kans Kemenangan Anies Baswedan Dinilai Lebih Tinggi di Pilkada DKI Dibandingkan Pilpres

Megapolitan
4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Megapolitan
Tak Kunjung Dibuatkan JPO, Warga Cilenggang Protes Bentangkan Spanduk

Tak Kunjung Dibuatkan JPO, Warga Cilenggang Protes Bentangkan Spanduk

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Kejari Jakbar Tetapkan 2 Tersangka Baru

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Kejari Jakbar Tetapkan 2 Tersangka Baru

Megapolitan
Jika Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal Lagi, Kontraktor Akan Ditunjuk Langsung

Jika Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal Lagi, Kontraktor Akan Ditunjuk Langsung

Megapolitan
Anies Baswedan Dinilai Bisa Lebih Terang-terangan Mau Maju Pilpres 2024

Anies Baswedan Dinilai Bisa Lebih Terang-terangan Mau Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Menantu Rizieq Shihab Bebas dari Penjara, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Menantu Rizieq Shihab Bebas dari Penjara, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Megapolitan
Kakek 89 Tahun Disebut Dapat Ancaman Pembunuhan Sebelum Dikeroyok, Ini Tanggapan Polisi

Kakek 89 Tahun Disebut Dapat Ancaman Pembunuhan Sebelum Dikeroyok, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Kerumunan di MOI, Camat Kelapa Gading Ingatkan Penyelenggara Acara untuk Antisipasi Pengunjung

Kerumunan di MOI, Camat Kelapa Gading Ingatkan Penyelenggara Acara untuk Antisipasi Pengunjung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.