Kompas.com - 15/06/2017, 16:31 WIB
Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan merilis sketsa salah satu pelaku kasus penembakan terhadap Italia Chandra Kirana Putri (22) di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (15/6/2017) KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTRAKapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan merilis sketsa salah satu pelaku kasus penembakan terhadap Italia Chandra Kirana Putri (22) di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (15/6/2017)
|
EditorFidel Ali

TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan menuturkan helm salah satu pelaku penembakan terhadap Italia Chandra Kirana Putri (22) masih diperiksa di Puslabfor Polri.

Pemeriksaan difokuskan pada temuan sidik jari di helm yang diduga akan menuntun polisi pada identitas dan profil terduga pelaku.

"Memang ada beberapa sidik jari ataupun petunjuk yang sampai saat ini masih didalami di Mabes Polri. Alat bukti yang lagi diteliti di sana ada proyektil peluru dan helm pelaku yang ketinggalan," kata Harry kepada pewarta di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (15/6/2017).

Sampai saat ini, polisi masih mencari tahu identitas kedua pelaku. Dari perkembangan terakhir, polisi telah merilis sketsa salah satu terduga pelaku penembakan Ita dan menyebarkan sketsa tersebut ke seluruh wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya.

Harry menjelaskan, dari sketsa pelaku ini, terdapat ciri-ciri pria berumur sekitar 30 tahun dengan kulit sawo matang. Pelaku ini juga diperkirakan memiliki berat badan kurang lebih 65 kilogram dan tinggi badan sekitar 170 sentimeter.

Baca: Polisi: Penembak Italia Spesialis Rampok Rumah Kosong dan Curanmor

Jika ada yang melihat terduga pelaku, Harry meminta masyarakat langsung menghubungi tiga nomor kontak yang tertera di kertas pengumuman daftar pencarian orang (DPO) yang disebar ini. Adapun tiga nomor tersebut adalah 021-5523160, 021-5586350, dan 085282704790.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sketsa yang baru disebar ini adalah pelaku yang mengendarai sepeda motor, bukan yang menembak Ita. Untuk penembak Ita, polisi masih menyusun sketsa wajah untuk nantinya ikut disebarkan juga ke masyarakat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Megapolitan
Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Megapolitan
Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Megapolitan
Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Megapolitan
Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X