Tawuran dan Kebakaran pada Malam Takbiran di Jakarta - Kompas.com

Tawuran dan Kebakaran pada Malam Takbiran di Jakarta

Kompas.com - 25/06/2017, 06:43 WIB
Kompas.com/Robertus Belarminus Kawasan Bundaran HI pada perayaan malam takbiran Idul Fitri 1435 H dipadati masyarakat dan pesta kembang api. Minggu (27/7/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran antarpemuda hingga kebakaran mewarnai malam takbiran di wilayah DKI Jakarta, Sabtu (24/6/2017) tengah malam. Namun, semuanya mampu diatasi oleh pihak yang berwajib.

Berdasarkan data dari laman media sosial @TMCPoldaMetroJaya, tawuran yang dilakukan sekelompok pemuda terjadi di Kemayoran Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut langsung ditangani petugas.

"23:41 tawuran antarpeserta takbiran keliling di Jalan Garuda Kemayoran sudah dalam penanganan Polri," cuit akun @TMCPoldaMetroJaya, Sabtu, seperti dikutip Antara.

Selain mengamankan tawuran, polisi juga melakukan penertiban kendaraan yang masih nekad menaikkan penumpang di atap kendaraan di Harmoni, Jakarta Pusat.

Bersama TNI, Polri juga mengamankan peserta takbiran keliling yang membawa minuman keras di Gudang Peluru Tebet Jakarta Selatan.

Sementara itu, berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta melalui akun media sosial @BPBDJakarta, telah terjadi kebakaran di Jl. Apukat 2 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Saat ini, proses pemadaman sudah dilakukan oleh tim pemadam kebakaran.

Sedikitnya ada 13 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di rumah penduduk tersebut.

Proses pemadaman dilakukan secara cepat mengingat lokasi kebakaran tidak jauh dengan pos mobil pemadam. Belum diketahui dampak korban dan kerugian atas kejadian tersebut.

Takbir keliling

Kelompok-kelompok remaja mendominasi takbiran keliling dengan menggunakan kendaraan bak terbuka dan juga angkutan kota terpantau di ruas-ruas jalan nonprotokol di Jakarta.

Berdasarkan pantauan Antara, Sabtu malam, kelompok-kelompok remaja yang melakukan takbiran keliling di sejumlah ruas jalan yang masih dalam satu kawasan dengan pemukiman seperti di daerah Pancoran, Mampang, dan Manggarai Jakarta Selatan.

Beberapa kelompok remaja melakukan takbiran keliling menggunakan angkot yang dinaiki dengan tidak semestinya.

Beberapa orang duduk di atap mobil dan sisanya bergelayut di jendela serta pintu angkot.

Selain angkutan kota, ada pula yang melakukan takbiran keliling menggunakan truk besar. Remaja-remaja laki-laki maupun perempuan duduk di tepian bak mobil truk.

Sementara itu, di Jalan Tambak Kecamatan Manggarai sekelompok remaja berhamburan ke tengah jalan raya menghentikan arus lalu lintas.

Sekelompok remaja memaksa kendaraan yang hendak melintas untuk berhenti dengan membakar serenceng petasan.

Beberapa remaja juga sengaja berlarian ke tengah jalan dengan membakar kembang api yang diarahkan ke langit.

Aksi yang dilakukan remaja-remaja tersebut dilakukan di dua arah ruas jalan sehingga lalu lintas sempat terhenti selama beberapa menit di kedua arah.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto meminta agar pelaksanaan pawai takbiran keliling tidak dilaksanakan dengan cara yang membahayakan keselamatan.

Dia meminta agar tidak melaksanakan takbiran dengan menggunakan truk dan duduk di atas truk yang bisa membahayakan keselamatan,
 
Khusus di wilayah Jakarta, Polda Metro Jaya telah melarang untuk melakukan takbiran keliling.

"Kapolda Metro sudah mengimbau agar tidak melakukan pawai keliling, karena dikhawatirkan ada gesekan-gesekan antarkelompok," kata Setyo Wasisto.


EditorSandro Gatra
Komentar

Terkini Lainnya

Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Nasional
Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Megapolitan
Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Megapolitan
Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Regional
Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional

Close Ads X