Adanya Stasiun Bekasi Timur Dinilai Bisa Urai Penumpukan Penumpang KRL

Kompas.com - 31/07/2017, 12:49 WIB
Uji coba jalur lalu lintas KRL Bekasi-Cikarang, Jumat (28/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahUji coba jalur lalu lintas KRL Bekasi-Cikarang, Jumat (28/7/2017).
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan dengan adanya Stasiun Bekasi Timur yang baru saja dibangun, nantinya bisa mengurai kemacetan yang menumpuk di Stasiun Bekasi.

“Kalau Stasiun di Bekasi Timur itu sudah beroperasi, pasti itu akan mengurangi penumpukan penumpang, secara otomatis kemacetan yang ada di Stasiun Bekasi juga terurai,” ujar Yayan kepada Kompas.com di Bekasi, Senin (31/7/2017).

Ia menjelaskan sebelum dioperasikannya Stasiun Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, dan Cikarang, masih banyak penumpang yang turun di Stasiun Bekasi, karena KRL hanya berhenti sampai Stasiun Bekasi.

“Kan banyak penumpang dari Tambun hingga Cikarang yang turunnya di Bekasi. Jadi kalau sudah dibuka (Stasiun Bekasi Timur) kan yang selama ini turun di Bekasi bisa turun di stasiun selanjutnya,” kata Yayan.

Baca: September, Jalur KRL Jakarta Kota-Bekasi Diperpanjang hingga Cikarang

Yayan juga menjelaskan, biasanya banyak angkot yang ambil penumpang di Stasiun Bekasi. Namun jika Stasiun Bekasi Timur sudah dioperasikan, maka Dinas Perhubungan Kota Bekasi akan menyesuaikan trayek angkutan kota.

Menurut dia, perubahan trayek ini juga tidak akan menimbulkan permasalahan demi kepentingan para penumpang. Adapun, jalur KRL Bekasi-Cikarang ini ditargetkan beroperasi paling cepat September 2017.

"Paling cepat September-lah, karena safety assesment-nya belum ada ya enggak bisa. Kita baru prasarananya untuk suplai listrik. Permintaannya juga sudah tinggi sekali, kita usahakan percepat (dioperasikan)," ujar Direktur Prasarana Perkeretaapian Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Zulfikri.

Baca: Operasional Jalur Bekasi-Cikarang Dipediksi Dongkrak Jumlah Penumpang KRL

Sementara itu, Vice President Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jakarta (KCJ) Eva Chairunnisa mengatakan jika jalur KRL Bekasi-Cikarang sudah beroperasi, maka jalur KRL Jakarta Kota-Bekasi diperpanjang hingga Cikarang.

"Nantinya KRL Cikarang itu bukan hanya sampai Stasiun Manggarai, tapi sampai Jakarta Kota. Selain itu KRL Bekasi-Manggarai juga masih ada," ujar Eva melakukan uji coba jalur KRL Bekasi-Cikarang di Stasiun Bekasi, Jumat (28/7/2017) sore.

Ia menjelaskan rute dari KRL Jakarta Kota-Cikarang ini sama dengan rute KRL Jakarta Kota-Bekasi saat ini. Sementara, untuk waktu tempuh, dari Cikarang hingga Bekasi sekitar 30 menit, Bekasi hingga Manggarai juga 30 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X