Sekda DKI Menyusuri Koridor 13 Transjakarta Sebelum Dibuka untuk Umum

Kompas.com - 08/08/2017, 12:21 WIB
Sekda DKI Jakarta Saefullah meninjau koridor 13 Transjakarta jurusan Ciledug Tendean, Selasa (8/8/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Sekda DKI Jakarta Saefullah meninjau koridor 13 Transjakarta jurusan Ciledug Tendean, Selasa (8/8/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyusuri Koridor 13 Transjakarta, rute Ciledug-Tendean, Selasa (8/8/2017).

Penyusuran Koridor 13 dilakukan sebelum uji coba mengangkut penumpang dilakukan bus Transjakarta di koridor tersebut.

Saat nenyusuri Koridor 13 menggunakan bus Transjakarta, Saefullah didampingi Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal, dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah.


Saefullah dan rombongan berhenti di Halte Cipulir yang terintegrasi dengan ITC Cipulir. Pembangunan di akses masuk dari ITC belum selesai.

"Ini ticketing-nya di mana?" tanya Saefullah kepada pihak kontraktor.

"Tadinya ingin dibuat di atas," kata pihak kontraktor.

"Lebih baik di bawah karena kalau di atas khawatir ada penumpukan, tapi nanti kami bicarakan lagi," kata Budi Kaliwono.

(baca: Angkut Penumpang, Bus Transjakarta Koridor 13 Hanya Berhenti di 4 Halte)

Saefullah dan rombongan menyusuri Koridor 13 sampai keluar Halte Adam Malik di Ciledug yang merupakan halte terakhir di ujung jalan layang. Selanjutnya, bus memutar balik di perumahan Puri Beta.

Di sana, ada dua halte yang juga sedang dibangun. Uji coba pengangkutan pelanggan pada Koridor 13 akan dilakukan 14 Agustus 2017.

Rencananya, belum semua halte akan disinggahi pada uji coba kali ini. Halte-halte yang akan disinggahi bus Transjakarta Koridor 13 adalah Halte Tendean, Halte Tirtayasa, Halte Mayestik, dan Halte Adam Malik.

Peresmian koridor 13 akan dilakukan pada 16 Agustus 2017.

(baca: Menguji Beban Jalan Layang Transjakarta Koridor 13...)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X