Sandiaga Berencana Dorong BUMD DKI Melantai di Bursa Efek

Kompas.com - 11/08/2017, 12:28 WIB
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno usai menghadiri acara di gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/8/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno usai menghadiri acara di gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/8/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan keinginannya memasukkan sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta untuk berinvestasi di pasar modal.

Menurut dia, beberapa BUMD di sejumlah sektor dan bidang berpotensi untuk melantai di bursa dan memperkuat kedudukan di kancah perekonomian mendatang.

"Saya ingin mendorong BUMD-BUMD ini untuk mempersiapkan diri. Dari laporan keuangannya, dari masalah hukum, dan segi kesiapan, karena saya ingin mereka jadi sebuah entitas yang mandiri secara permodalan juga," kata Sandi usai menjadi pembicara dalam sebuah seminar di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/8/2017).

Baca: Tim Sinkronisasi Anies-Sandiaga Tidak Urus Pergantian Direksi BUMD DKI

Sandi menjelaskan, dari pandangannya saat ini, BUMD yang akan didorong pertama-tama untuk berinvestasi saham adalah di bidang infrastruktur dan properti.

Dia turut memastikan nantinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya akan mendukung penuh badan usaha yang mulai menjajaki pasar modal.

Rencana ini belum dijelaskan secara detail. Ketika ditanya apakah sudah ada BUMD DKI yang spesifik ingin disiapkan masuk ke pasar modal, Sandi menyebut pihaknya akan mempersiapkan hal itu dan dilakukan secara bertahap ke beberapa BUMD yang dinilai sudah siap.

"Nanti secara periodik direncanakan di-budget. Mereka harus mulai mempersiapkan dari laporan keuangannya, dari segi kinerjanya, hukum, dan dari SDM untuk bisa melantai di bursa," tutur Sandi.

Baca: Sandiaga Berharap BUMD DKI Bisa Jual Sahamnya di Bursa

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X