Djarot Larang Pemotongan Hewan Kurban di Trotoar - Kompas.com

Djarot Larang Pemotongan Hewan Kurban di Trotoar

Kompas.com - 21/08/2017, 11:29 WIB
Gubernur DKI Jakart Djarot Saiful Hidayat memberikan pernyataan kepada sejumlah wartawan di Balai Kota.Kompas.com/Jessi Carina Gubernur DKI Jakart Djarot Saiful Hidayat memberikan pernyataan kepada sejumlah wartawan di Balai Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melarang pemotongan hewan kurban dilakukan di jalan dan di trotoar. Hal ini berbeda dengan aturan pemotongan hewan di sekolah-sekolah.

"Di sekolah asalkan untuk pengolahan limbahnya bagus kenapa tidak? yang tidak boleh itu di jalan dan di trotoar," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/8/2017).

Djarot mengatakan, dia masih menemukan kejadian semacam itu tahun lalu. Trotoar dilubangi dan dijadikan tempat untuk menyembelih hewan kurban. Padahal, fungsi trotoar bukan untuk itu.

"Jadi trotoar itu diambil batanya atasnya untuk menyembelih hewan kurban di pinggir jalan. Itu yang enggak boleh," ujar Djarot.

Baca: Djarot Izinkan Penyembelihan Hewan Kurban di Sekolah, asal...

Tidak hanya itu, Djarot juga melarang penjualan hewan kurban dilakukan di trotoar. Djarot menginstruksikan kepada para wali kota untuk memantau lingkungan mereka masing-masing.

"Para camat di lingkungan itu harus mensterilkan, mereka harus berikan alternatif jualannya di mana," kata Djarot.

Baca: Guyangan, Tradisi Unik Warga Bantul Menjelang Hari Kurban

Kompas TV Kenaikan harga hewan kurban terutama sapi di Pasar Patok, Lumajang, Jawa Timur, terjadi sejak sebulan terakhir.

 


EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional

Close Ads X